Microsoft secara resmi mulai menggulirkan pembaruan sistem operasi Windows 11 versi 26H2 untuk pengguna di jalur stabil. Langkah ini menjadi kabar gembira bagi pemilik perangkat yang kompatibel karena proses pengunduhan dapat berlangsung sangat singkat.
Menariknya, pembaruan skala besar ini hadir sebagai paket pengaktif khusus dengan ukuran berkas yang sangat kecil, yakni sekitar 174 KB bagi perangkat yang rajin melakukan pembaruan bulanan. Ukuran super ringkas tersebut dimungkinkan karena berbagai fitur dasarnya sebenarnya telah terunduh secara bertahap pada pembaruan berkala sebelumnya.
Pembaruan Minim Risiko dan Lebih Stabil
Peluncuran versi 26H2 dikategorikan oleh pihak Microsoft sebagai pembaruan dengan tingkat risiko gangguan yang sangat rendah. Hal ini disebabkan oleh penggunaan basis kode atau servicing branch yang sama antara versi 26H2, 24H2, serta 25H2.
Ketiga versi sistem operasi tersebut sama-sama berdiri di atas pondasi rilis Germanium. Arsitektur ini dirancang khusus untuk mengoptimalkan kinerja perangkat keras berbasis ARM64 serta pemrosesan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence).
Peningkatan Fitur Utama dan Aksesibilitas
Lewat paket pengaktifan ini, pengguna bakal menikmati berbagai pembaruan pada elemen antarmuka. Beberapa komponen penting yang mendapatkan penyegaran meliputi Menu Start, Taskbar, File Explorer, Windows Search, Task Manager, hingga opsi konfigurasi jaringan.
Tak hanya itu, kemampuan berbasis AI di menu Settings, Task Manager, dan fitur Narrator kini diaktifkan sepenuhnya. Pengalaman pengguna juga ditingkatkan melalui penguatan sistem keamanan serta kemudahan aksesibilitas.
Masa Dukungan Resmi Jadi Lebih Panjang
Selain menghadirkan fitur baru, mengunggah sistem ke versi 26H2 memberikan keuntungan besar berupa masa dukungan resmi pabrikan yang jauh lebih panjang. Berdasarkan laporan resmi Microsoft, berikut rincian masa dukungannya:
- Edisi Home dan Pro: Dukungan resmi diperpanjang hingga Oktober 2028. Sebagai pembanding, masa dukungan versi 24H2 berakhir pada Oktober 2026, sedangkan versi 25H2 habis pada Oktober 2027.
- Edisi Enterprise dan Education: Mendapatkan masa dukungan resmi hingga Oktober 2029 (versi 24H2 berakhir Oktober 2027).
- Edisi IoT Enterprise: Masa dukungan ikut diperpanjang hingga Oktober 2029.
Langkah ini sejalan dengan fokus baru tim pengembang Windows yang memprioritaskan kestabilan sistem dan performa di atas dorongan fitur secara agresif. Kebijakan tersebut diambil guna merespons banyaknya masukan pengguna terkait munculnya bug, masalah crash, hingga penurunan kecepatan sistem.
CEO Microsoft, Satya Nadella, menegaskan komitmen penuh perusahaan dalam menjaga kenyamanan para pengguna setia Windows.
“Kami berfokus pada fitur-fitur inti dan fondasi dasar yang paling penting bagi para pelanggan kami,” janji CEO Microsoft, Satya Nadella.
Panduan Cara Mendapatkan Pembaruan Sistem
Perangkat yang memenuhi syarat biasanya akan menampilkan notifikasi otomatis saat pembaruan siap dipasang. Bagi pengguna yang ingin melakukan pengecekan secara mandiri, prosesnya dapat dilakukan melalui langkah sederhana di menu pengaturan.
Pengguna cukup membuka menu Settings, masuk ke bagian Windows Update, lalu mengaktifkan opsi “Get the latest updates as soon as they’re available”. Setelah itu, klik tombol “Check for updates” atau unduh berkas ISO resmi Windows 11 26H2 untuk melakukan instalasi manual.