Pertandingan babak pertama final FIFA ASEAN Cup 2026 antara Timnas Indonesia menghadapi Thailand berakhir dengan skor imbang 0-0. Duel krusial tersebut berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, pada Senin (5/10/2026) malam WIB.
Skuad Garuda tampil menekan dan menguasai alur permainan sejak awal laga meski tempo pertandingan relatif lambat. Tuan rumah berulang kali menciptakan peluang berbahaya, tetapi lini pertahanan tim tamu masih cukup tangguh untuk ditembus.
Dominasi Penguasaan Bola Tuan Rumah
Timnas Indonesia memegang kendali permainan dengan mencatatkan penguasaan bola mencapai 68 persen pada paruh pertama. Sementara itu, Thailand hanya mengantongi 32 persen penguasaan bola berdasarkan data statistik dari Flashscore.
Pasukan racikan John Herdman terus mencoba membongkar barikade pertahanan lawan lewat variasi serangan cepat. Namun, efektivitas penyelesaian akhir masih menjadi tantangan utama bagi lini depan Skuad Garuda.
Peluang Tembakan Lini Depan Garuda
Sektor penyerangan Indonesia melepaskan total tujuh tembakan sepanjang 45 menit babak pertama berlangsung. Dari seluruh percobaan tersebut, hanya dua tembakan yang benar-benar mengarah tepat ke gawang Thailand.
Beberapa ancaman berbahaya lahir dari aksi individu maupun kerja sama antar lini pemain depan. Nama-nama seperti Luke Vickery, Calvin Verdonk, Mitchell Baker, dan Ole Romeny mencatatkan peluang namun belum mampu memecah kebuntuan.
Ancaman Balasan Dari Skuad Thailand
Thailand tidak tinggal diam dan sesekali memberikan ancaman balasan yang cukup merepotkan lini belakang tuan rumah. Skuad asuhan Anthony Hudson melepaskan lima tembakan dengan satu di antaranya menemui sasaran.
Peluang berbahaya Thailand lahir melalui pergerakan Chanatip Songkrasin serta Teerasak Poeiphimai di area pertahanan Indonesia. Kedua tim juga saling jual beli serangan lewat tembakan keras yang berhasil diblok oleh barisan pertahanan masing-masing.
Susunan Pemain Utama Kedua Tim
Pelatih John Herdman mengusung formasi 3-4-3 dengan menurunkan Emil Audero di posisi penjaga gawang utama. Barisan lini belakang dikawal oleh Justin Hubner, Elkan Baggott, dan Kevin Diks untuk membendung serangan lawan.
Sektor tengah diisi oleh Calvin Verdonk, Joey Pelupessy, Thom Haye, dan Luke Vickery. Sementara itu, tridatya lini depan dipercayakan kepada Ragnar Oratmangoen, Mitchell Baker, serta Ole Romeny.
Di kubu lawan, Thailand tampil dengan formasi 4-4-2 di bawah arahan pelatih Anthony Hudson. Saranon Anuin bertindak sebagai kiper utama dengan dikawal Kritsada Kaman, Nattapong Sayriya, Manuel Tom Bihr, dan Suphanan Bureerat.
Lini tengah Thailand disi oleh Sarach Yooyen, Nicholas Mickelson, Kakana Khamyok, dan Chanatip Songkrasin. Untuk juru gedor utama, duet Teerasak Poeiphimai dan Supachai Chaided dipercaya mengisi lini depan.