Keputusan besar dalam hidup sering kali menuntut pengorbanan yang tak mudah, termasuk bagi seorang selebritis populer seperti Ashanty. Setelah menunaikan ibadah haji di Tanah Suci dan memutuskan untuk tampil tertutup dengan berhijab, penyanyi kenamaan ini menyimpan cerita emosional di balik proses perubahan penampilannya.
Langkah mantap tersebut rupanya membawa konsekuensi besar pada kehidupan sehari-harinya. Tak tanggung-tanggung, Ashanty mengaku harus mengikhlaskan sekitar 50 persen koleksi baju lamanya untuk diberikan kepada orang lain karena sudah tidak sejalan dengan penampilan terbarunya.
Proses menyortir pakaian tersebut diakui tidak berjalan secara instan. Ada pergolakan perasaan yang cukup dalam saat ia harus berpisah dengan deretan pakaian kesayangannya.
Momen Galau Melepas Pakaian Kesayangan
Saat dijumpai di kawasan Gandaria City, Jakarta Selatan pada Rabu, 14 Oktober 2026, Ashanty membeberkan secara terbuka rasa galau yang sempat menghampiri pikirannya saat memilah-milah isi lemari.
Pengorbanan itu terasa semakin berat lantaran tepat sebelum berangkat haji, ia sedang giat-giatnya menjalani rutinitas olahraga dan merasa bentuk tubuhnya sedang sangat ideal untuk mengenakan pakaian-pakaian tersebut.
“Oh bukan sortir lagi, itu dari aku pulang dua bulan aku udah mulai kayak ngasih-ngasih baju yang udah nggak bisa aku pakai gitu ya. Aku kasih-kasihin gitu. Ya itu sempat galau, kayak, ‘Hah beneran nih? Kok ini kayaknya masih lucu di aku’,” ungkap Ashanty.
Pergolakan Batin Hebat Pasca Pulang Haji
Perjalanan spiritual yang dialami Ashanty nyatanya tak lantas membebaskannya dari keraguan serta cobaan batin. Ia menceritakan bahwa rasa mantap dan teguh tersebut terasa cukup kuat pada satu hingga dua bulan pertama kepulangannya ke Tanah Air.
Namun, memasuki bulan-bulan berikutnya, ujian berupa perdebatan dalam diri sendiri mulai berdatangan dan menguji keteguhan hatinya secara bertubi-tubi.
“Jadi tiba-tiba ada panggilan haji terus aku pulang, aku memutuskan begini. Ya jujur, kayak satu dua bulan aku kuat, setelah itu emang wah pergolakannya luar biasa ya,” ujarnya.
Alasan Utama Memilih Fokus Memperbaiki Diri
Menjelang usianya yang akan menginjak 43 tahun pada November mendatang, istri Anang Hermansyah ini menegaskan komitmennya untuk memantapkan niat. Ia menyadari bahwa mengejar kesempurnaan fisik dan urusan duniawi adalah hal yang tidak akan pernah memuaskan.
Ibu empat anak ini memilih berfokus menjadi sosok pribadi dan teladan yang lebih baik bagi buah hatinya, ketimbang terus menuruti gengsi penampilan semata.
“Tapi ya aku udah 43 tahun November ini. Kayak, kapan lagi kamu mau berubah menjadi orang yang lebih baik, mau menjadi contoh yang lebih baik buat anak-anak gitu,” kata Ashanty.
Perubahan Gaya Hidup dan Ketenangan Jiwa
Seiring dengan perjalanan hijrahnya, perubahan signifikan juga mulai menyentuh rutinitas harian Ashanty. Kini ia merasa jauh lebih selektif dalam memilih undangan acara sosial dan tak lagi memiliki hasrat besar untuk selalu hadir di setiap keramaian seperti sedia kala.
Mengenai berbagai pandangan dan spekulasi publik terkait penampilan barunya, Ashanty memilih untuk tidak terlalu ambil pusing. Ia memilih menjalani proses perubahan ini dengan tenang dan memohon perlindungan dari Sang Pencipta.
“Jadi aku nggak mau gubris juga karena buat aku aduh, aku cuma minta sama Allah dijaga dari fitnah dunia, fitnah akhirat saat aku nanti udah nggak ada,” pungkasnya.