Pembalap muda Indonesia Veda Ega Pratama berhasil mencatatkan rekor baru sebagai debutan Honda Team Asia dengan perolehan poin terbanyak di kelas Moto3. Pencapaian ini diraih usai sang rookie menyelesaikan balapan kandang di Pertamina Mandalika International Circuit dengan finis di posisi keenam.
Tambahan 10 poin dari seri Mandalika tersebut membawa pembalap bernomor motor 9 ini naik ke peringkat ketujuh klasemen sementara Kejuaraan Dunia Moto3 2026. Hingga seri ke-17, Veda telah mengumpulkan total 115 poin sepanjang musim pertamanya.
Capaian tersebut secara resmi melampaui rekor poin milik pembalap asal Jepang, Ai Ogura, saat pertama kali membela tim pabrikan tersebut. Hasil manis ini kian mempertegas konsistensi performa sang pembalap Indonesia di tingkat internasional.
Melampaui Rekor Poin Ai Ogura
Pada musim debutnya di kelas Moto3 tahun 2019, Ai Ogura mengoleksi total 109 poin hingga akhir musim bersama Honda Team Asia. Catatan poin Ogura saat itu didapatkan dari total 18 balapan yang diikutinya.
Secara statistik, Veda menunjukkan efisiensi pencapaian poin yang sangat mengesankan dalam musim debutnya. Pembalap Indonesia ini berhasil mengemas 115 poin hanya dari 17 balapan yang telah dijalaninya sejauh ini.
Keberhasilan melampaui rekor Ogura membuktikan kapasitas Veda sebagai salah satu talenta paling menjanjikan di arena Moto3. Performa stabil di setiap putaran menjadi kunci utama keberhasilannya mengumpulkan pundi-pundi poin.
Baca juga: Daftar Susunan Pembalap Moto3 2027 Resmi Dirilis
Tampil Impresif Di Balapan Kandang
Aksi Veda di Pertamina Grand Prix of Indonesia menjadi momen spesial bagi publik tuan rumah. Tampil penuh percaya diri di hadapan rekor penonton sirkuit, ia mampu bersaing ketat dengan para pembalap papan atas dunia.
Pembalap yang mengusung nomor start 9 tersebut mengaku gembira dapat beraksi di hadapan para pendukung Indonesia. Selain itu, ia juga mengungkapkan telah memetik banyak pelajaran berharga dari persaingan sengit di lintasan Mandalika.
Finis di posisi keenam menjadi bukti nyata kemajuan pesat sang pembalap muda di ajang internasional. Hasil tersebut sekaligus menjadi penutup impresif dalam ajang balapan kandangnya musim ini.
Peluang Menambah Poin Klasemen
Persaingan Moto3 2026 masih menyisakan lima seri balapan sebelum musim resmi berakhir. Kondisi ini memberikan peluang besar bagi Veda untuk terus mendulang poin dan memperbaiki posisinya di papan klasemen.
Pembalap Indonesia tersebut berpotensi memperlebar jarak rekor poin debutan di Honda Team Asia. Konsistensi dalam meraih poin di setiap seri akan menjadi fokus utama sang pembalap pada sisa musim ini.
Fokus Veda kini tertuju pada persaingan berikutnya di Sirkuit Phillip Island. Seri ke-18 Moto3 yang bertajuk Grand Prix Australia akhir pekan depan akan menjadi tantangan berikutnya bagi sang rookie.
Persiapan Menghadapi Seri Australia
Tantangan di Australia diyakini bakal menguji adaptasi Veda pada karakter sirkuit yang cepat dan teknis. Tim teknis Honda Team Asia terus melakukan persiapan optimal demi mendukung performa sang pembalap di lintasan.
Hasil positif di Mandalika memberikan modal kepercayaan diri yang tinggi menjelang seri berikutnya. Veda diharapkan mampu mempertahankan ritme balap yang kompetitif sejak sesi latihan bebas hingga balapan utama.
Dukungan publik otomotif Indonesia dipastikan bakal terus mengalir bagi kiprah sang pembalap di pentas dunia. Perjuangan Veda Ega Pratama di ajang Moto3 2026 menjadi kebanggaan tersendiri bagi dunia balap tanah air.