5 Opsi Potensial Pemain Keturunan Bagi John Herdman untuk Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2030

Profil 5 pemain keturunan Eropa yang berpotensi memperkuat Timnas Indonesia di bawah asuhan John Herdman menuju Piala Dunia 2030

PSSI bersama pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, terus memantau deretan talenta keturunan di benua Eropa. Langkah strategis ini diambil demi memperkuat kedalaman skuad Garuda dalam menatap persaingan ketat Kualifikasi Piala Dunia 2030.

Langkah pemantauan terhadap para pemain berdarah Indonesia dipandang sangat penting untuk meningkatkan daya saing di berbagai posisi vital. Mulai dari lini belakang hingga sektor penyerang, kehadiran amunisi baru berkelas internasional diharapkan mampu memberi warna baru dalam skema permainan tim.

Sejumlah nama berbakat yang kini berkarier di liga-liga papan atas Eropa telah masuk dalam radar pantauan. Kendati demikian, kepastian mereka mengenakan jersei Merah Putih tetap bergantung pada kelayakan administrasi kewarganegaraan, proses naturalisasi, serta kesiapan sang pemain.

Berikut adalah profil lima pemain keturunan yang berpotensi menjadi amunisi anyar Timnas Indonesia:

Daijiro Chirino

Daijiro Chirino menjadi kandidat kuat untuk memperketat persaingan di posisi bek kanan, yang saat ini diisi oleh Kevin Diks. Pemain Almeria yang berlaga di Liga 2 Spanyol musim 2026/2027 ini memiliki garis keturunan Indonesia dari sang nenek.

Chirino tampil cukup kontributif bersama Almeria dengan mengemas satu gol dari delapan pertandingan. Kehadirannya di lini pertahanan akan memberikan opsi rotasi yang solid bagi tim pelatih.

Dean Zandbergen

Sektor juru gedor Timnas Indonesia berpeluang mendapatkan amunisi baru lewat sosok Dean Zandbergen. Penyerang berpostur tinggi 188 sentimeter tersebut menunjukkan ketajamannya saat membela VVV Venlo musim lalu dengan mencetak 15 gol.

Sebelum diboyong klub Rumania, Dinamo Bucuresti, Zandbergen sempat mencatatkan empat gol dari empat laga awal musim. Bersama Dinamo Bucuresti pada musim 2026/2027, ia sudah menyumbangkan satu gol dan satu assist dari empat penampilan.

Julian Oerip

Di lini tengah, nama Julian Oerip muncul sebagai calon gelandang kreatif masa depan. Pemain berusia 19 tahun yang pernah membela Timnas Belanda kelompok usia ini tampil mengesankan bersama AZ Alkmaar U-21 di Liga 2 Belanda musim 2026/2027.

Dari 10 pertandingan yang dilakoni, Oerip berhasil mencatatkan tiga gol dan empat assist. Visi bermain serta kemampuannya mengalirkan bola menjadi nilai tambah yang sangat dibutuhkan sektor tengah Garuda.

Demiane Agustien

Demiane Agustien menawarkan fleksibilitas taktik yang cukup beragam bagi skema John Herdman. Pemain berusia 19 tahun milik Arsenal U-21 ini mampu beroperasi di beberapa posisi, seperti gelandang serang, gelandang tengah, maupun winger kiri.

Agustien sempat menjadi sorotan hangat publik olahraga Tanah Air setelah membagikan unggahan jersei Timnas Indonesia di akun media sosial pribadinya.

Pascal Struijk

Sektor pertahanan skuad Garuda diprediksi bakal kian kokoh jika PSSI berhasil menggaet Pascal Struijk. Bek tengah tangguh ini memutuskan pindah dari Leeds United ke Brighton & Hove Albion pada bursa transfer musim panas 2026.

Pengalaman berharga Struijk di kasta tertinggi sepak bola Inggris menjadi aset penting. Kemampuannya mengawal lini belakang bakal sangat berguna jika diterapkan dalam skema tiga bek tengah pilihan pelatih.