Langkah mengejutkan yang diambil oleh sosok publik figur Tanah Air kembali menyita perhatian publik. Aktor tampan Krisjiana Baharudin secara terbuka membagikan pengalamannya mengenai keputusan besar dalam kehidupan rumah tangganya bersama sang istri, penyanyi dangdut Siti Badriah. Pria kelahiran Bogor ini memilih untuk menjalani prosedur sterilisasi pria atau vasektomi sebagai bentuk kepedulian mendalam terhadap kondisi fisik dan mental pasangannya.
Langkah berani ini langsung menuai beragam respons positif dari masyarakat luas. Di tengah iklim sosial yang masih menganggap kontrasepsi pria sebagai hal yang tabu, Krisjiana Baharudin justru menunjukkan sikap wujud tanggung jawab seorang suami.
Keputusannya diambil setelah mempertimbangkan beban perjuangan sang istri yang telah melewati masa-masa berat saat mengandung hingga melahirkan dua buah hati mereka.
Alasan Utama Menjalani Prosedur Vasektomi
Aksi nyata ini bermula ketika dirinya melihat rasa cemas yang dialami sang istri saat menghadapi kemungkinan kehamilan berikutnya. Ayah dua anak ini lantas berinisiatif mendatangi fasilitas kesehatan untuk berkonsultasi secara langsung mengenai pilihan pengontrolan kehamilan yang paling aman bagi pasangan suami istri.
Saat ditemui di kawasan Puri, Tangerang, Kamis (17/9/2026), ayah dua anak itu membeberkan proses yang dijalani hingga akhirnya memutuskan vasektomi. Rupanya hal itu bermula saat Krisjiana melihat istrinya panik saat mengecek kehamilan.
“Aku turun ke bawah di RS Mandaya Royal Hospital Puri, ke urologi, sama dokter Maruto terus dijelasin tuh, kalau misalnya KB untuk suami istri tuh ada apa aja. Kayak, aku nanya yang paling aman. Sebenarnya yang paling aman ini yang paling jarang orang ambil sih, namanya itu vasektomi. Terus dijelasin vasektomi itu apa, kayak gimana kan,” terang Krisjiana Baharudin.
“Terus aku mikir, waduh kalau misalnya Siti harus apalagi? Eh… Harus KB dan lain-lain… Kayaknya terlalu banyak beban yang udah dia lakukan. Dari hamil, melahirkan, itu kan sesuatu yang enggak mudah ya. Apalagi Siti pas lagi hamil itu, hormonnya beda-beda,” terangnya.
“Terus aku mikir, kalau misalnya Siti harus aku bebankan lagi, tugas aku sebagai suami ngapain? Jadi, apa salahnya untuk saat ini aku yang ambil tanggung jawab itu,” lanjutnya.
“Untuk pernikahan, sebenarnya kita antara dua antara dua belah pihak yang harus saling eh mendukung, yang harus saling mengerti satu sama lain. Kalau misalnya semua dibebankan ke Siti, kayaknya enggak fair aku mikirnya gitu. Jadi untuk saat ini, biar aku yang ambil tanggung jawab ini,” lanjutnya.
Apa Itu Prosedur Medis Vasektomi
Masyarakat umum kerap kali keliru dalam memahami tindakan kontrasepsi medis pada pria ini. Vasektomi adalah prosedur kontrasepsi bedah permanen pada pria dengan cara memotong atau menyegel saluran sperma (vas deferens) agar air mani tidak lagi mengandung sperma. Prosedur ini memiliki tingkat keberhasilan di atas 99% dalam mencegah kehamilan.
Tindakan medis ini tergolong aman, minim rasa sakit, dan tidak memengaruhi tingkat hormon maupun vitalitas seorang pria. Kendati demikian, penerapannya di Indonesia masih terbilang sangat rendah karena kurangnya pemahaman serta mitos salah yang beredar di tengah masyarakat.
Baca juga: Daftar Artis yang Melakukan Vasektomi
Rincian Biodata
Dikenal luas sebagai sosok pria penyayang keluarga, berikut adalah rincian data pribadi dan profil tokoh sumai Siti Badirah sekaligus sang aktor yang banyak dicari publik:
- Nama Lengkap: Krisjiana Baharudin
- Nama Panggilan: Kris atau Jian
- Tanggal Lahir: 9 Juni 1994
- Tempat Lahir: Bogor, Jawa Barat, Indonesia
- Usia: 30 tahun (2025)
- Zodiak: Gemini
- Kebangsaan: Indonesia
- Agama: Islam
- Tinggi Badan: 177 cm
- Akun Instagram: @krisjianabah
- Nama Ayah: Cecep Baharudin
- Nama Ibu Kandung: Euis Nursaadah
- Nama Ibu Tiri: Aprilovita Rus Effendi
- Nama Saudara: Yovia Rizky Arvianissa (kakak tiri), Prawitasari Baharudin (adik kandung), Devita Mulyani Baharudin (adik kandung)
- Nama Istri: Siti Badriah (Menikah 25 Juli 2019)
- Nama Anak: Xarena Zenata Denallie Baharudin dan Xandraya Zevora Davanee Baharudin
Latar Belakang Pendidikan
Di balik kesibukannya yang cukup padat di dunia seni peran dan hiburan tanah air, aspek formal akademik tetap menjadi salah satu fokus perhatiannya. Latar belakang pendidikan Krisjiana Baharudin tercatat cukup mantap dengan gelar akademik yang dikantonginya.
Ia merupakan lulusan perguruan tinggi swasta terkemuka di Indonesia, yakni Universitas Bina Nusantara (Binus University). Di kampus tersebut, ia menuntaskan jenjang studi Sarjana (S-1) pada Program Studi Manajemen. Pemahaman mengenai ilmu manajemen ini turut membantunya dalam mengelola karier pribadi serta dunia bisnis yang ia rintis bersama sang istri.
Perjalanan Karir di Dunia Hiburan
Karier Krisjiana Baharudin di dunia hiburan tidak didapatkan secara instan, melainkan melalui perjuangan dari panggung iklan televisi. Pria kelahiran 9 Juni 1994 mengawali karirnya di dunia hiburan dengan membintangi sebuah iklan makanan ringan alias snack dengan tagline ‘Lu Rese Kalau Lagi Laper’.
Langkah awalnya di dunia akting dimulai saat ia terlibat dalam layar lebar ‘Sebuah Lagu Untuk Tuhan’ pada tahun 2015. Setelah itu, wajahnya makin sering menghiasi panggung televisi nasional lewat puluhan judul FTV. Bersama dengan Siti Badriah, Krisjiana Baharuddin membintangi FTV berjudul Rengginang Bulat Goreng Dadakan Dijual Manja sama Biduan Syantik.
Kariernya kian meroket seiring kemampuan aktingnya yang makin teruji di berbagai proyek film dan sinetron. Berbagai judul film bergengsi sukses ia bintangi, seperti Air Mata di Ujung Sajadah (2023), Ronggeng Kematian (2024) sebagai Ricky, hingga proyek lanjutan Air Mata di Ujung Sajadah 2 (2025) yang melanggengkan namanya sebagai salah satu aktor papan atas Indonesia.
Kehidupan Rumah Tangga
Pernikahan Krisjiana Baharudin dengan pedangdut kondang Siti Badriah pada 25 Juli 2019 selalu menjadi perhatian publik. Pasangan ini dikenal sangat kompak, harmonis, serta terbebas dari diterpa kabar atau gosip miring. Kehadiran dua putri cantik makin melengkapi kebahagiaan pasangan yang telah mengarungi bahtera rumah tangga selama kurun waktu tujuh tahun tersebut.
Keputusan sang suami untuk bersedia mengambil bagian dalam program keluarga berencana melalui tindakan medis ini semakin membuktikan kualitas hubungan pernikahan mereka yang berlandaskan rasa saling menghargai. Hal ini dinilai mampu memberi inspirasi baru bagi para suami di Indonesia dalam memberikan perlindungan dan keadilan bagi pasangannya.