Kronologi Jule Ditangkap Polisi Pada Kasus Vape Etomidate di Apartemen Jakarta

Polisi merilis kronologi Jule ditangkap terkait kasus pemesanan vape etomidate di Jakarta. Selebgram ini dipastikan murni sebagai pengguna.

Janalokajournal.id – Penangkapan selebgram Julia Prastini atau yang akrab disapa Jule menambah daftar panjang figur publik yang terseret masalah hukum. Penanganan perkara ini mengemuka setelah aparat kepolisian menggulung jaringan peredaran bahan berbahaya yang dikemas dalam bentuk rokok elektronik. Berdasarkan rincian resmi kepolisian, kronologi Jule ditangkap bermula dari penelusuran lalu lintas barang serta pemantauan komunikasi di lapangan sebelum akhirnya petugas melakukan penyergapan.

Kasus ini menyedot perhatian publik mengingat sosok Jule selama ini dikenal luas melalui platform media sosial. Publik yang sebelumnya mengenal sang konten kreator lewat unggahan keseharian kini disuguhkan fakta hukum terkait dugaan keterlibatannya dalam konsumsi cairan berbahaya etomidate. Penyelidikan intensif terus berjalan untuk memetakan alur distribusi barang terlarang tersebut hingga ke tingkat pemasok utama.

Petugas kepolisian menegaskan posisi hukum Jule dalam perkara ini murni sebagai konsumen, bukan bagian dari jaringan pengedar atau bandar. Penetapan status tersebut didapatkan setelah penyidik melakukan pemeriksaan mendalam terhadap saksi, barang bukti fisik, serta riwayat percakapan digital pada alat komunikasi milik bersangkutan.

Awal Mula Pengintaian Petugas

Proses hukum ini bermula dari informasi intelijen yang diterima oleh jajaran Kepolisian Resor Kota (Polresta) Bandara Soekarno-Hatta. Informasi awal mengindikasikan adanya pergerakan barang dan transaksi mencurigakan yang melintas di kawasan bandara internasional tersebut. Berbekal data awal tersebut, tim Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) langsung bergerak melakukan pendalaman di lapangan.

Penyidik menguntit pergerakan pihak-pihak yang dicurigai sejak keluar dari area bandara. Pengawasan ketat dilakukan secara tertutup untuk memetakan siapa saja yang terlibat dalam rantai pemesanan tersebut. Pergerakan berujung ke salah satu kawasan hunian vertikal di wilayah Jakarta, di mana transaksi penerimaan barang diduga kuat sedang berlangsung.

Pengembangan di lapangan membutuhkan ketelitian tinggi agar pergerakan pelaku tidak terlepas. Polisi terus memantau komunikasi jarak jauh yang dilakukan oleh target guna memastikan lokasi pasti penyerahan barang bukti sebelum melakukan tindakan pengamanan secara fisik di tempat kejadian perkara.

Detik-Detik Penangkapan di Apartemen

Aksi penyergapan akhirnya dilakukan pada Senin (14/9/2026). Petugas mendatangi lokasi sasaran yang berada di sebuah apartemen di kawasan Jakarta Selatan. Di lokasi tersebut, polisi mengamankan Jule beserta seorang rekannya. Kejadian ini dibenarkan oleh Kasi Humas Polresta Bandara Soekarno-Hatta, Ipda Ade Mona Prihatna.

“Ditangkap Senin (14/9/2026) kemarin di salah satu apartemen di Jakarta Selatan,” ujarnya.

Dalam penangkapan tersebut, petugas mendapati dua orang wanita berada di lokasi. Kasatresnarkoba Polresta Bandara Soekarno-Hatta AKP Michael Tandayu memberikan rincian terkait penelusuran timnya yang sempat mengarah ke wilayah Jakarta Barat sebelum bergeser ke lokasi penyergapan akhir.

“Informasi awal itu kan di bandara lalu kita ikutin. Kita ikutin lalu sampai ada di apartemen di daerah Jakarta Barat. Diamankan dua orang wanita, itu bandar,” jelasnya.

Penelusuran tidak berhenti pada pengamanan dua orang tersebut. Polisi langsung memeriksa alat komunikasi milik Jule untuk membedah pola transaksi yang terjadi saat penyergapan berlangsung.

“Jadi kita selidikin, interogasi berdasarkan dari pengecekan alat komunikasi telekomunikasi dan yang lainnya,” ujarnya.

Petugas mendapati fakta bahwa proses transaksi tengah berjalan ketika penyergapan terjadi di area apartemen.

“Itu kita mendapatkan siapa atasnya lagi, bandarnya lebih atasnya lagi,” lanjutnya. “Pada saat itu kebetulan artis JP itu sedang memesan,” sambungnya.

Michael menambahkan mengenai situasi di lapangan saat mantan istri Na Daehoon tersebut diamankan oleh tim penyidik beserta barang bukti rokok elektronik.

“Jadi pas kita menangkap, itu lagi proses jalan,” jelasnya.

Status Hukum dan Temuan Bukti

Setelah membawa para pelaku ke markas kepolisian untuk pemeriksaan intensif, polisi mempertegas kedudukan hukum Jule. Dari hasil interogasi awal serta barang bukti yang disita, polisi memastikan bahwa Jule tidak terlibat dalam jaringan pengedar maupun struktur penjualan zat berbahaya tersebut.

Michael menegaskan status tersebut secara terbuka kepada media untuk meluruskan spekulasi yang berkembang di masyarakat.

“JP itu bukan bandar. JP itu pengguna,” jelasnya.

Pemeriksaan marathon terus dilanjutkan oleh penyidik Polresta Bandara Soekarno-Hatta guna melengkapi berkas perkara. Pihak kepolisian juga mengagendakan penyampaian keterangan resmi secara menyeluruh kepada publik.

“Nanti kita rencana hari ini ada rilis resmi,” ujar Kasi Humas Polresta Bandara Soetta, Ipda Ade Mona Prihatna.

Prosedur penanganan perkara penyalahgunaan zat ilegal pada umumnya melibatkan serangkaian tahapan hukum baku yang wajib dijalani oleh setiap pihak yang terbukti mengonsumsi:

  • Pemeriksaan Laboratorium Forensik: Pengujian sampel darah, urine, atau rambut serta kandungan kimia pada barang bukti vape untuk memastikan kadar serta jenis senyawa etomidate.
  • Asesmen Medis dan Hukum: Pelaksanaan evaluasi oleh tim ahli guna menentukan tingkat ketergantungan korban serta merekomendasikan tindakan rehabilitasi atau proses peradilan lanjut.
  • Pemeriksaan Digital Forensik: Bedah isi data alat komunikasi untuk melacak penyedia, pemasok, hingga riwayat pembayaran digital.
  • Penyusunan Berkas Perkara: Pengumpulan seluruh dokumen, keterangan saksi, dan temuan ahli untuk dilimpahkan ke kejaksaan.

Mengenal Etomidate dan Bahayanya

Kasus yang menjerat Jule menyoroti penggunaan etomidate yang dikemas dalam bentuk cairan rokok elektronik atau vape. Etomidate sebenarnya merupakan agen anestesi atau obat bius jangka pendek yang dalam dunia medis biasa digunakan melalui injeksi intravena untuk proses pembiusan umum atau prosedur tindakan darurat. Penggunaan obat ini wajib berada di bawah pengawasan ketat dokter spesialis anestesi di fasilitas kesehatan resmi.

Penyalahgunaan etomidate dengan cara dihirup melalui perangkat vape merupakan praktik yang sangat berbahaya bagi kesehatan tubuh. Senyawa ini bekerja menekan sistem saraf pusat secara cepat. Penggunaan tanpa takaran medis yang presisi dapat memicu berbagai dampak buruk bagi organ vital pengguna:

  • Penurunan Kesadaran Mendadak: Efek sedasi kuat dapat membuat seseorang mendadak pingsan, hilang kesadaran, atau mengalami gangguan koordinasi motorik secara drastis.
  • Gagal Napas: Dosis yang tidak terukur berisiko menekan fungsi pernapasan hingga menyebabkan henti napas atau hipoksia organ.
  • Penekanan Fungsi Kelenjar Adrenal: Etomidate dapat menghambat sintesis hormon kortisol dan aldosteron, yang memicu krisis adrenal serta penurunan tekanan darah secara drastis.
  • Gangguan Jantung dan Pembuluh Darah: Berisiko menyebabkan disritmia, penurunan tekanan darah ekstrem, hingga gagal jantung mendadak pada kondisi tertentu.

Maraknya variasi zat keras yang dimasukkan ke dalam liquid vape menjadi tantangan tersendiri bagi aparat penegak hukum dan lembaga pengawas obat. Pengemasan zat medis ke dalam bentuk rokok elektronik kerap dijadikan modus untuk mengelabui petugas serta mempermudah distribusi secara ilegal di kalangan konsumen muda.

Profil Jule di Dunia Digital

Sosok Julia Prastini atau Jule sebelumnya dikenal luas sebagai salah satu pencipta konten yang memiliki basis pengikut cukup besar di media sosial. Ia konsisten membagikan ragam konten mengenai pola pengasuhan anak (parenting) serta gaya hidup sehari-hari. Kehadiran tiga orang anak dalam unggahannya kerap mendapat perhatian dari para pengikutnya.

Nama Jule makin melambung di ruang publik saat ia menikah dengan pria asal Korea Selatan yang berprofesi sebagai koki, Na Daehoon. Kehidupan rumah tangga pasangan ini kerap menjadi bahan perbincangan hangat publik hingga akhirnya keduanya memutuskan untuk berpisah. Dari pernikahan tersebut, mereka dikaruniai tiga orang anak.

Di samping konten pengasuhan anak, Jule pada awalnya dikenal sebagai figur yang kerap membagikan gaya berbusana hijab. Namun, dalam beberapa waktu terakhir sebelum peristiwa penangkapan ini terjadi, publik mencermati perubahan penampilannya di media sosial yang tak lagi mengenakan penutup kepala. Perubahan gaya hidup dan penampilan tersebut sempat memicu beragam tanggapan dari para pengikut setianya.

Kini, dengan bergulirnya proses hukum di Polresta Bandara Soekarno-Hatta, Jule harus menghadapi konsekuensi hukum atas perbuatannya. Polisi dipastikan bakal mengusut tuntas rantai pendorong serta pengedar atas yang menyalurkan vape etomidate tersebut hingga ke tangan pengguna.