Suasana panas menyelimuti Sirkuit Internasional Sepang saat sesi kualifikasi Petronas Grand Prix of Malaysia berlangsung. Di tengah persaingan ketat memperebutkan posisi start terdepan, kejutan besar mewarnai menit-menit akhir sesi Kualifikasi 2 (Q2).
Kamera sempat menyorot luapan kekecewaan Francesco Bagnaia yang memukul windscreen motornya hingga pecah usai hanya bertengger di posisi keenam. Namun, sorotan utama dengan cepat beralih pada pertarungan sengit antara dua bersaudara di papan atas catatan waktu.
Alex Marquez (BK8 Gresini Racing MotoGP) akhirnya keluar sebagai bintang utama. Secara mengejutkan, pembalap asal Spanyol ini merebut pole position dari genggaman sang kakak, Marc Marquez, tepat sebelum bendera finish dikibarkan.
Alex Marquez Rebut Pole Position di Kualifikasi GP Malaysia
Catatan waktu lap tercepat 1 menit 56,493 detik membawa Alex Marquez mengunci posisi start terdepan di Sepang. Hasil ini menandai pole position pertama bagi pembalap bernomor motor #73 tersebut sejak kali terakhir meraihnya di GP Catalunya 2025.
Kemenangan kualifikasi ini juga mencatatkan Alex sebagai pembalap kesembilan berbeda yang berhasil mengamankan pole position sepanjang musim 2026. Keberhasilannya menghentikan dominasi Marc Marquez yang membela Ducati Lenovo Team menjadi momen krusial jelang balapan utama.
Marc Marquez sendiri harus puas mengawali balapan dari posisi kedua setelah catatan waktunya tergeser. Sementara itu, posisi start ketiga diamankan oleh pembalap muda Red Bull KTM Factory Racing, Pedro Acosta, yang hanya terpaut tipis 0,084 detik dari pemegang waktu tercepat.
Drama Kualifikasi Pertama dan Pukulan Kekecewaan Bagnaia
Sebelum pertarungan di Q2 memuncak, persaingan sengit telah meletus pada sesi Kualifikasi 1 (Q1). Pembalap Castrol Honda LCR, Johann Zarco, tampil menggebrak sejak awal sesi dengan mencatatkan waktu 1 menit 57,341 detik yang tak tergoyahkan hingga akhir.
Perebutan satu tiket tersisa menuju Q2 berlangsung sengit antara dua pembalap asal Italia, Francesco Bagnaia dan Luca Marini (Honda HRC Castrol). Marini berupaya keras memangkas jarak, namun akhirnya harus merelakan tiket tersebut kepada Bagnaia dengan selisih sangat tipis, yakni 0,071 detik.
Di sisi lain, garasi Aprilia Racing mengonfirmasi keputusan pahit terkait mundurnya Jorge Martin dari sisa akhir pekan GP Malaysia. Keputusan tersebut diambil akibat kondisi cedera pergelangan tangan sang pembalap yang belum pulih sepenuhnya.
Pergeseran Posisi Tercepat dan Kejutan Menit Akhir Q2
Sesi Q2 dibuka dengan flying lap agresif dari Marquez bersaudara. Alex langsung memimpin di posisi teratas diikuti Marc di urutan kedua, sementara Bagnaia yang kelelahan usai berjuang dari Q1 terlihat frustrasi dengan hasil catatan waktunya.
Aksi saling geser posisi tercepat berlangsung sangat cepat dan menegangkan. Marco Bezzecchi (Aprilia Racing) sempat mengambil alih puncak dari Alex, sebelum posisi tersebut kembali direbut oleh Ai Ogura (SuperFile Trackhouse MotoGP Team).
Gebrakan berlanjut saat Marc Marquez yang membuntut di belakang Acosta melesat kencang untuk mengamankan provisional pole. Namun, saat sesi tersisa sedikit, Alex Marquez melancarkan serangan pemungkas dari posisi kelima untuk merebut pole position secara dramatis.
Peta Grid Start dan Persiapan Sesi Sprint Race
Hasil kualifikasi di Sepang menempatkan Ai Ogura dan Marco Bezzecchi masing-masing di posisi start keempat dan kelima. Baris kedua balapan ini dilengkapi oleh Fabio Di Giannantonio (Pertamina Enduro VR46 Racing Team) di posisi keenam.
Enea Bastianini (Red Bull KTM Tech3) mengamankan tempat ketujuh setelah mengungguli Zarco. Sementara itu, Franco Morbidelli (Pertamina Enduro VR46 Racing Team) mengunci posisi kedelapan, berada di depan Bagnaia, Joan Mir (Honda HRC Castrol), dan Maverick Vinales (Red Bull KTM Tech3).
Para pembalap kini bersiap mengalihkan fokus penuh ke balapan singkat Sprint MotoGP Malaysia. Pertarungan 10 lap di Sirkuit Sepang ini bakal digelar pada Sabtu, 31 Oktober 2026, mulai pukul 14.00 WIB.