Perjalanan panjang menyelesaikan tugas akhir atau publikasi ilmiah sering kali membentur tembok tebal bernama kendala finansial. Banyak gagasan penelitian berkualitas yang akhirnya tertahan di tengah jalan akibat keterbatasan alokasi dana operasional.
Kondisi ini menuntut hadirnya sokongan nyata dari institusi pengelolaan zakat nasional demi menjamin keberlanjutan tradisi akademik di tanah air. Ekosistem pendidikan tinggi membutuhkan suntikan dana riset yang tidak sekadar cair, tetapi juga memberikan dampak sosial yang luas bagi masyarakat.
Menjawab tantangan tersebut, skema pendanaan ilmiah nasional kembali dihadirkan untuk menjaring peneliti-peneliti muda terbaik dari berbagai penjuru Nusantara.
Apa Itu Beasiswa Riset BAZNAS 2026
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) melalui divisi Pendidikan dan Dakwah secara resmi meluncurkan program bantuan pendanaan ilmiah bagi mahasiswa dan peneliti di seluruh Indonesia. Pembukaan pendaftaran program ini mulai berlangsung sejak Selasa, 3 November 2026.
Program Beasiswa Riset BAZNAS 2026 merupakan bantuan dana khusus yang disalurkan oleh BAZNAS RI untuk mendorong penyelesaian tugas akhir mahasiswa serta penelitian ilmiah. Program ini menyasar mahasiswa jenjang D4/S1, S2, dan S3, penelitian kelompok atau lembaga riset, hingga bantuan biaya publikasi ilmiah (Article Processing Charge/APC).
Tujuan utama dari penyelenggaraan program ini adalah untuk mewujudkan hasil riset yang inovatif, berkualitas, serta memiliki daya guna nyata bagi kemaslahatan umat. BAZNAS mendorong agar penelitian yang dilakukan dapat memberikan kontribusi akademik sekaligus solusi bagi perkembangan zakat dan masalah sosial keagamaan.
Skema bantuan ini terbagi ke dalam tiga kategori utama:
- Kategori I: Berfokus pada riset tugas akhir mahasiswa.
- Kategori II: Dialokasikan untuk pembiayaan riset lembaga atau kelompok.
- Kategori III: Diperuntukkan bagi bantuan biaya publikasi artikel pada jurnal ilmiah.
Fasilitas Dana Fasilitas Pendampingan Akademia
Fasilitas yang ditawarkan dalam program Beasiswa Riset BAZNAS 2026 mencakup dana bantuan finansial dan program pembinaan kualitatif. Besaran dana bantuan yang disalurkan disesuaikan berdasarkan jenjang pendidikan dan kualifikasi publikasi.
Untuk bantuan riset tugas akhir mahasiswa, jenjang D4/S1 memperoleh dana Rp4.000.000, jenjang S2 menerima Rp7.000.000, dan jenjang S3 mendapatkan Rp10.000.000. Bagi kategori lembaga atau kelompok riset, pembiayaan yang dialokasikan maksimal Rp30.000.000 per tim.
Sementara itu, bantuan biaya publikasi ilmiah (APC) diberikan dengan plafon maksimal Rp1.000.000 untuk Jurnal Sinta 3, Rp3.000.000 untuk Jurnal Sinta 2, Rp5.000.000 untuk Jurnal Sinta 1, serta Rp12.500.000 untuk Jurnal Internasional Bereputasi.
Selain dana tunai, para penerima manfaat akan mendapatkan fasilitas pengayaan akademik. Fasilitas tersebut meliputi mentoring penulisan riset bersama Pimpinan dan Tim Ahli BAZNAS RI, workshop penulisan ilmiah menuju jurnal terakreditasi dan media massa, kesempatan paparan forum riset, serta peluang penerbitan karya terpilih dalam bentuk book chapter oleh BAZNAS RI.
| Kategori Beasiswa | Pagu Bantuan Dana | Fasilitas Tambahan Pembinaan |
| Mahasiswa D4 / S1 | Rp4.000.000 per orang | Mentoring penulisan riset BAZNAS RI |
| Mahasiswa S2 | Rp7.000.000 per orang | Workshop penulisan ilmiah & media |
| Mahasiswa S3 | Rp10.000.000 per orang | Kesempatan paparan forum riset |
| Lembaga / Kelompok Riset | Maksimal Rp30.000.000 per tim | Peluang penerbitan book chapter |
| APC Jurnal Sinta 3 | Maksimal Rp1.000.000 | Pendampingan publikasi ilmiah |
| APC Jurnal Sinta 2 | Maksimal Rp3.000.000 | Pendampingan publikasi ilmiah |
| APC Jurnal Sinta 1 | Maksimal Rp5.000.000 | Pendampingan publikasi ilmiah |
| APC Jurnal Internasional | Maksimal Rp12.500.000 | Pendampingan publikasi ilmiah |
Untuk informasi syarat, link pendaftaran, dan ketentuan bisa baca di: Beasiswa Riset BAZNAS 2026: Kategori, Dana Bantuan, Serta Syarat