Kabar mengejutkan kembali menyelimuti dunia hiburan Tanah Air. Musisi sekaligus diskjoki ternama Putri Una Astari Thamrin, yang lebih akrab disapa DJ Una, dipastikan batal melangkah ke pelaminan bersama sang kekasih, Andi Agum Djollo.
Kabar miring mengenai kandasnya hubungan asmara tersebut sejatinya telah berembus kencang di kalangan publik. Spekulasi makin menguat setelah perempuan berusia 38 tahun itu mendadak menghapus seluruh dokumentasi prosesi lamaran dari akun media sosial pribadinya.
Padahal, pasangan ini sempat menggelar acara pertunangan secara khidmat di kawasan Depok, Jawa Barat, pada 26 Juni 2026 lalu. Namun, perjalanan cinta yang baru seumur jagung tersebut harus terhenti di tengah jalan sebelum mencapai pesta pernikahan.
Momen Klik Di Awal Perkenalan Yang Berakhir Singkat
Saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, pada Senin, 12 Oktober 2026, DJ Una menceritakan awal mula dirinya mantap menerima pinangan Andi Agum. Keduanya mantap bertunangan setelah menjalin hubungan dekat selama beberapa bulan karena merasa memiliki banyak kesamaan.
Ibu satu anak itu mengakui bahwa perasaan cocok dan saling memahami di awal hubungan menjadi alasan utama dirinya bersedia melangkah ke tahap yang lebih serius saat dipinang oleh Andi Agum.
Namun seiring berjalannya waktu, dinamika hubungan mereka tidak berlanjut sesuai dengan rencana semula. Komunikasi dan penyesuaian di antara keduanya menemui titik jenuh hingga berujung pada pembatalan pernikahan.
Bantahan Tegas DJ Una Terkait Isu Orang Ketiga
Seiring mencuatnya kabar perpisahan pasangan ini, rumor tak sedap seputar kehadiran pihak ketiga sempat merebak liar di media sosial. Banyak pihak berspekulasi bahwa ada sosok lain yang memicu keretakan hubungan mereka menjelang hari bahagia.
Menanggapi berbagai prasangka yang beredar luas di tengah masyarakat, DJ Una memilih untuk meluruskan situasi secara terbuka demi menjaga nama baik kedua belah pihak.
“Gak ada orang ketiga sih,” tegas DJ Una menepis kabar yang beredar.
Melalui pernyataan verbatim tersebut, DJ Una menegaskan bahwa kandasnya ikatan asmara mereka murni disebabkan oleh persoalan internal antara dirinya dan sang mantan kekasih, tanpa adanya campur tangan dari pihak lain.
Sepakat Berpisah Secara Baik-Baik Tanpa Konflik
Pembatalan rencana pernikahan yang sudah di depan mata ini diakui DJ Una bukan merupakan keputusan sepihak. Keduanya telah duduk bersama dan berdiskusi matang sebelum akhirnya memutuskan untuk menyelesaikannya secara damai.
Perempuan kelahiran Medan tersebut menjelaskan bahwa mengakhiri ikatan asmara merupakan jalan terbaik yang disepakati oleh kedua belah pihak demi kebaikan masa depan masing-masing.
Meskipun ikatan pertunangan telah terputus, DJ Una memastikan bahwa hubungan komunikasi di antara mereka berdua tetap terjalin dengan sangat harmonis.
Pertimbangan Matang Demi Hubungan Seumur Hidup
Meski enggan membeberkan secara detail pemicu utama ketidakcocokan yang dialami, DJ Una menyadari bahwa pernikahan adalah komitmen jangka panjang yang membutuhkan kesiapan lahir dan batin dari kedua belah pihak.
Sebagai seorang ibu yang sudah memiliki buah hati, keputusan besar seperti membangun rumah tangga kembali tentu membutuhkan pertimbangan yang sangat dalam serta matang agar tidak membawanya pada penyesalan di kemudian hari.
Baginya, tidak lagi menjalin hubungan asmara bukan berarti harus memutuskan tali silaturahmi. Kebijaksanaan tersebut diambil agar kehidupan pribadi serta tumbuh kembang sang anak tetap berjalan secara positif dan kondusif.
Pelajaran Berharga Dalam Menata Masa Depan
Kandasnya rencana pernikahan ini menjadi pengalaman berharga bagi DJ Una dalam menata langkah kehidupannya di masa mendatang. Keberanian untuk mengambil keputusan pahit di awal dianggap jauh lebih bijaksana ketimbang memaksakan kehendak yang berisiko di kemudian hari.
Dukungan dari keluarga serta orang-orang terdekat menjadi pilar penguat bagi DJ Una untuk terus melangkah dan fokus pada kariernya di dunia musik Tanah Air.
Kini, fokus utamanya tertuju pada pengasuhan sang anak serta pengembangan karya-karya terbarunya di panggung hiburan, sembari membiarkan waktu menyembuhkan sisa luka perpisahan tersebut.