Alasan Kenapa Timnas Indonesia Selalu Kalah Lawan Thailand di Laga Final

Simak fakta rekor buruk Timnas Indonesia selalu kalah dari Thailand di final menjelang laga penentu FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK.

Timnas Indonesia akan kembali menghadapi Thailand pada final FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (5/10/2026) malam. Pertandingan yang dijadwalkan berlangsung pukul 20.00 WIB ini menjadi pertemuan yang kembali menghidupkan salah satu rivalitas panjang sepak bola Asia Tenggara.

Indonesia dan Thailand memang sudah sering bertemu di lapangan hijau. Namun, keduanya terakhir berhadapan pada Piala AFF 2022. Setelah hampir empat tahun, duel panas tersebut kembali tersaji di partai puncak.

Menariknya, pertemuan kali ini membawa sejumlah catatan penting yang membuat partai final semakin ditunggu oleh pecinta sepak bola tanah air. Laga ini menjadi momentum besar untuk menguji mentalitas pertandigan kedua tim.

Rekor Pertemuan Dan Dominasi Thailand

Indonesia dan Thailand bukan lawan baru dalam panggung sepak bola kawasan regional. Berdasarkan rekor pertemuan kedua tim, keduanya sudah berhadapan sebanyak 78 kali sejak pertemuan pertama pada tahun 1957.

Dari jumlah pertandingan tersebut, Indonesia mencatat 25 kemenangan, 16 hasil imbang, dan 37 kekalahan. Angka tersebut menunjukkan bahwa Thailand masih memiliki keunggulan dalam catatan statistik head-to-head.

Meskipun demikian, angka tersebut juga memperlihatkan betapa panjangnya sejarah persaingan kedua negara di tingkat internasional. Duel pada Senin malam menjadi pertemuan ke-79 Indonesia dan Thailand di level senior.

Catatan Kekalahan Indonesia Di Final

Fakta mengenai rekor buruk Timnas Indonesia selalu kalah dari Thailand di final menjadi perhatian utama menjelang laga penentu. Indonesia dan Thailand sudah empat kali bertemu di final turnamen regional. Hasilnya, Indonesia selalu gagal menjadi juara ketika menghadapi Thailand di partai puncak.

Pertemuan pertama di final terjadi pada Piala Tiger 2000 saat Thailand menang 4-1. Dua tahun kemudian, keduanya kembali bertemu di final Piala AFF 2002. Pertandingan berakhir 2-2 dan Thailand berhasil menang melalui adu penalti.

Pada final Piala AFF 2016, Indonesia sebenarnya sempat unggul 2-1 pada leg pertama. Namun, Thailand membalas 2-0 pada leg kedua sehingga Indonesia kembali gagal membawa pulang trofi.

Pertemuan terakhir di final terjadi pada Piala AFF 2020 yang dimainkan pada akhir 2021 hingga awal 2022. Pada perhelatan tersebut, Thailand menang telak dengan agregat 6-2 atas Indonesia.

Pertemuan Pertama Setelah 4 Tahun

Indonesia dan Thailand terakhir kali berhadapan pada Piala AFF 2022, tepatnya pada 29 Desember 2022. Saat itu, kedua tim bermain imbang 1-1 di SUGBK dan setelahnya belum pernah bertemu lagi di level senior.

Jarak waktu yang cukup lama membuat final FIFA ASEAN Cup 2026 terasa seperti pertemuan kembali dua rival lama. Bahkan pemain Thailand, Chanathip Songkrasin, mengaku sudah tidak sabar menghadapi Indonesia lagi.

Dukungan Penuh Tuan Rumah SUGBK

Keuntungan besar dimiliki Indonesia dalam laga kali ini karena berstatus sebagai tuan rumah. Final FIFA ASEAN Cup 2026 akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno.

Dukungan suporter dipastikan sangat besar karena seluruh 67.000 tiket pertandingan telah habis terjual. Kondisi tersebut membuat atmosfer final kali ini berbeda dari beberapa perjumpaan sebelumnya, terutama final Piala AFF 2020 yang digelar di Singapura.

Perebutan Gelar Perdana ASEAN Cup

Pertandingan ini bukan hanya soal memperpanjang atau memutus rivalitas lama di kancah regional. Indonesia dan Thailand sama-sama akan memperebutkan gelar pertama FIFA ASEAN Cup.

Indonesia melaju ke final setelah secara dramatis mengalahkan Bangladesh 9-2. Sementara itu, Thailand memastikan tempat di partai puncak setelah menaklukkan Vietnam dengan skor 2-0.

Kini, sejarah kembali mempertemukan keduanya di panggung terbesar. Indonesia punya kesempatan memutus catatan buruk di final, sedangkan Thailand tentu ingin kembali mempertahankan dominasinya.