Nasib Kurang Mengenakkan Elkan Baggott di Millwall Usai Bawa Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Elkan Baggott belum mendapat kesempatan bermain di Millwall FC usai membawa Timnas Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026. Simak persaingannya.

Elkan Baggott harus menghadapi situasi berbeda setelah berhasil mengantarkan Timnas Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026. Bek berusia 23 tahun tersebut kembali belum mendapatkan kesempatan bermain bersama Millwall FC dalam lanjutan Championship 2026/2027.

Pemain bertahan jangkung ini hanya menjadi penghangat bangku cadangan saat Millwall menjamu Swansea City di The Den pada Rabu (14/10/2026) dini hari WIB.

Dalam laga tersebut, pelatih Alex Neil lebih memilih untuk menurunkan pasangan Cooper dan Taylor sebagai duet bek tengah utama.

Keputusan Pelatih Alex Neil

Keputusan sang pelatih membuat Baggott kembali gagal mendapatkan menit bermain di kompetisi kasta kedua Liga Inggris. Padahal, pemain pertahanan Timnas Indonesia ini baru saja menyelesaikan rangkaian pertandingan panjang dan menguras stamina bersama skuad Garuda.

Sebelum pertandingan tersebut, Baggott juga tidak masuk dalam skuad Millwall ketika menghadapi Preston North End pada Sabtu (10/10/2026). Pada laga tandang itu, Millwall berhasil mengamankan kemenangan tipis 1-0 atas tim tuan rumah. Alex Neil disebut memberikan waktu istirahat tambahan kepada Baggott setelah menyelesaikan tugas internasional bersama negara. Namun, ketika kembali masuk ke dalam daftar skuad cadangan melawan Swansea, Baggott tetap belum dipercaya untuk turun bermain.

Peran Vital Timnas Indonesia

Kondisi ini berbanding terbalik dengan peran vital yang dijalaninya bersama Timnas Indonesia di pentas internasional. Baggott menjadi salah satu pilar utama dalam perjalanan sejarah skuad Garuda meraih gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026.

Ia tercatat selalu tampil penuh dalam empat pertandingan Indonesia sepanjang turnamen tersebut berlangsung. Bahkan pada partai final melawan Thailand, Baggott harus berlaga penuh selama 120 menit sebelum membantu Indonesia mengunci kemenangan lewat adu penalti.

Setelah kedua tim bermain imbang 2-2 selama 120 menit, Indonesia akhirnya mengunci trofi dengan kemenangan 4-2 di babak tos-tosan. Baggott juga turut menjalankan tugasnya secara sukses sebagai salah satu eksekutor penalti dalam momen bersejarah tersebut.

Persaingan Bek Tengah Millwall

Kontribusi besar itu menjadikan Baggott bagian penting dalam keberhasilan Indonesia mengangkat trofi regional. Namun, pencapaian manis bersama tim nasional belum serta-merta berbuah tempat reguler di level klub.

Di Millwall FC, persaingan ketat di lini belakang masih menjadi tantangan besar bagi pemain kelahiran Bangkok tersebut. Keputusan Alex Neil menurunkan Cooper dan Taylor menunjukkan bahwa Baggott masih harus berjuang lebih keras untuk merebut posisi starter.

Konsistensi dan kesempatan bermain di Millwall akan menjadi hal penting bagi bek Garuda itu untuk menjaga performanya pada musim ini.

Penampilan Bek Jenson Seelt

Di sisi lain, pertandingan antara Millwall dan Swansea City juga menyajikan fakta menarik terkait pemain keturunan Indonesia. Swansea diperkuat oleh Jenson Seelt, bek pinjaman dari Sunderland yang memiliki garis keturunan Indonesia.

Seelt tampil sebagai starter dalam laga tersebut sebelum akhirnya digantikan oleh Stephen Welsh pada menit ke-77 akibat mengalami cedera. Laga itu sendiri akhirnya dimenangkan oleh Millwall dengan skor akhir 1-0. Bagi Baggott, kemenangan timnya kali ini belum disertai dengan kesempatan untuk menambah menit bermain di lapangan hijau.