Langkah menuju pelaminan pasangan muda selebritis Azriel Hermansyah dan Sarah Menzel kian mendekati hari bahagia dengan persiapan yang makin matang. Di balik riuk pikuk persiapan hari sakral tersebut, wejangan mendalam mengalir dari sosok ibu yang menekankan fondasi utama dalam membina mahligai pernikahan.
Komitmen untuk membangun bahtera keluarga yang kokoh menuntut kesiapan mental serta ketegasan sikap dari seorang pria sebelum mengemban status sebagai kepala rumah tangga.
Wejangan Ashanty Mengenai Tanggung Jawab
Ashanty secara terbuka mengingatkan Azriel mengenai esensi kepemimpinan seorang suami yang mencakup kewajiban menafkahi seluruh kebutuhan keluarga tanpa kompromi.
“Semoga anakku bisa menjadi suami yang baik, suami yang bertanggung jawab, imam yang baik ya. Dan imam yang saleh itu luas karena apa? Harus menafkahi istri lahir batin, punya anak nanti, bertanggung jawab,” tegas Ashanty di Senayan, Jakarta Pusat.
Penyanyi berusia 42 tahun ini juga menitipkan pesan khusus kepada calon menantunya, Sarah Menzel, agar senantiasa mendorong dinamika kerja keras sang calon suami.
“harus digembleng. Jiel harus kerja keras, Jiel harus…” ucap Ashanty.
Meskipun tidak melarang Sarah melakukan aktivitas produktif, Ashanty menegaskan bahwa sumber penghasilan utama keluarga wajib berasal dari Azriel.
“Kalau memang Sarah mau kerja tambahan, itu bukan sebagai menjadi nafkah buat keluarga. Tapi kalau membantu ya terserahlah, tapi ya Jiel harus bertanggung jawab, ya jadi laki-laki kok,” tuturnya lugas.
Pentingnya Kemandirian Finansial
Keberanian melepas sang putra berlabuh pada keyakinan bahwa Azriel telah memiliki landasan ekonomi mandiri dari hasil jerih payahnya sendiri.
“Jiel tuh udah tidak pernah minta uang sama orang tua, ya kan udah punya bisnis gym-nya di BSD, di beberapa tempat. Jadi dia udah mandiri,” beber Ashanty.
Melengkapi kesiapan finansial tersebut, penetapan batas tempat tinggal menjadi aturan mutlak yang wajib dipatuhi pasangan ini usai melangsungkan akad pernikahan.
“Udah nikah meksipun harus keluar, enggak boleh tinggal bareng. Tinggal bareng orang tua enggak boleh, biar punya rumah tangganya masing-masing yang manis, harum, dan indah,” pungkasnya.
Poin Arahan Fondasi Rumah Tangga Azriel Hermansyah
Prinsip kemandirian yang ditanamkan sejak dini diharapkan mampu membentuk kedewasaan pasangan muda ini dalam mengarungi dinamika kehidupan berumah tangga.
Tabel berikut merangkum poin-poin arahan utama yang ditekankan untuk membina hubungan rumah tangga yang matang:
| Poin Arahan | Fokus Utama | Ketentuan & Imbauan Ashanty |
| Kepemimpinan Suami | Tanggung Jawab Nafkah | Menafkahi istri lahir dan batin secara utuh |
| Peran Istri | Mendorong Etos Kerja | Menggembleng suami agar terus giat bekerja |
| Sumber Penghasilan | Utama dari Pria | Usaha tambahan istri bersifat sukarela |
| Kemandirian Finansial | Unit Bisnis Mandiri | Memiliki usaha tempat kebugaran (gym) di BSD |
| Tempat Tinggal | Larangan Numpang | Wajib keluar dari rumah orang tua usai nikah |
Ketegasan batas peran serta pemisahan hunian menjadi langkah awal pembuktian bahwa kesiapan pernikahan tidak hanya diukur dari kemegahan pesta, melainkan kematangan sikap.