Kehebohan jagat hiburan tanah air kembali memanas setelah unggahan sensitif yang memuat rekaman panggilan video Ruben Onsu mendadak lenyap dari media sosial. Mantan istri Ruben Onsu, Sarwendah, akhirnya angkat bicara untuk meluruskan berbagai spekulasi liar yang beredar di kalangan netizen.
Banyak pihak menduga bahwa unggahan tersebut sengaja dihapus secara pribadi oleh penyanyi sekaligus ibu dua anak tersebut. Namun, kenyataan pahit justru berbanding terbalik dengan prasangka publik yang berkembang luas.
Melalui keterangan resminya, Sarwendah membeberkan dinamika pelik di balik layar platform digitalnya. Unggahan tersebut rupanya diturunkan secara paksa oleh sistem Instagram lantaran menerima gelombang laporan massa yang sangat masif.
Terkuak Alasan Unggahan Video Mendadak Lenyap
Melalui pernyataan tertulis di akun Instagram pribadinya pada Selasa, 13 Oktober 2026, Sarwendah secara tegas membantah tuduhan bahwa dirinya sengaja menarik kembali bukti rekaman tersebut. Ia menjelaskan dinamika laporan yang terus membombardir unggahannya sejak hari pertama diunggah.
Meski sempat mencoba melakukan upaya pembelaan agar konten tersebut tetap tayang, desakan laporan yang semakin melimpah akhirnya membuat pihak platform mengambil tindakan tegas dengan menurunkannya.
“Postingan kemarin bukan saya hapus. Sebenarnya postingan itu sudah di-report dari hari pertama saya up ke Instagram saya, sempat bertahan setelah saya ajukan banding, tapi hari ini akhirnya diturunkan Instagram setelah makin banyak di-report,” tulis Sarwendah.
Terancam Banned dan Dibatasi Fitur Live Setahun
Dampak dari gelombang laporan tersebut ternyata tidak berhenti pada penghapusan konten semata. Sarwendah harus menghadapi konsekuensi berat berupa pembatasan akses fitur siaran langsung (live) di akun media sosialnya dalam jangka waktu yang sangat panjang.
Tak hanya kehilangan akses berinteraksi secara langsung dengan para pengikutnya selama satu tahun penuh, ia juga menerima peringatan keras mengenai potensi pemblokiran permanen terhadap akun pribadinya.
“Saya juga kena pembatasan live selama setahun, dan ada peringatan akan di-banned akunnya,” tulis Sarwendah.
Bukti Pemberitahuan dan Tantangan Uji Forensik
Untuk memperkuat pernyataannya, Sarwendah melampirkan bukti otentik berupa tangkapan layar notifikasi resmi dari pihak Instagram. Dalam tangkapan layar bertanggal 13 Oktober 2026 tersebut, terlihat dua pemberitahuan berstatus “Post removed” dengan keterangan detail pelanggaran yang sebagian ditutupi sensor.
Menanggapi tuduhan dan keraguan publik terkait keaslian empat rekaman video percakapan Ruben Onsu dengan seorang pria, Sarwendah justru memberikan tantangan terbuka. Ia siap menghadapi proses hukum jika ada pihak yang meragukan keabsahan bukti video tersebut.
“Kalau videonya dianggap palsu, saya sudah persilakan laporkan ke polisi supaya diperiksa lewat forensik,” tulisnya.
Tanda Tanya Besar di Balik Laporan Polisi
Ketegangan antara dua publik figur ini kian meruncing setelah muncul pertanyaan menohok dari Sarwendah mengenai motif di balik upaya penghapusan video tersebut dari ruang publik. Ia mempertanyakan alasan di balik kepanikan pihak tertentu yang justru terkesan gigih menghilangkan bukti rekaman.
“Kalau yakin tidak benar, kenapa justru sibuk membuat videonya hilang?” tulisnya.
Perselisihan ini sendiri telah memasuki ranah hukum secara resmi. Sebelumnya, Ruben Onsu telah mendatangi Polda Metro Jaya pada Minggu, 11 Oktober 2026, untuk membuat laporan polisi atas dugaan pencemaran nama baik serta fitnah melalui media elektronik.