4 Tim Yang Belum Menang Sama Sekali di Liga 1 BRI Super League Musim Ini

Ulasan 4 tim yang belum menang sama sekali di Liga 1 hingga pekan keempat. Simak peta persaingan dan posisi klasemen terkini.

Kompetisi kasta tertinggi sepak bola nasional musim ini telah merampungkan empat pertandingan pertama dengan beragam dinamika mengejutkan di lapangan hijau. Saat tim papan atas tampil konsisten mengamankan poin penuh, terdapat fenomena kontras yang dialami oleh jajaran tim di zona bawah klasemen.

Hingga pekan keempat bergulir, tercatat ada 4 tim yang belum menang sama sekali di Liga 1 dan harus berjuang ekstra keras keluar dari tekanan. Mulai dari status tim promosi hingga klub kawakan, masa-masa awal musim ini menjadi ujian berat bagi jajaran pelatih dan kedalaman skuad mereka.

Perjalanan awal yang kurang mulus ini membuat persaingan di zona papan bawah makin membara. Setiap klub dituntut segera melakukan evaluasi menyeluruh sebelum jarak poin dengan para pesaing di papan tengah semakin melebar jauh.

PSIM di Bawah Laskar Mataram

Laskar Mataram harus menerima kenyataan pahit pada awal musim kompetisi kali ini. Bertanding di Stadion Sultan Agung, Bantul, Yogyakarta, pada Sabtu, 10 Oktober 2026 sore WIB, PSIM terpaksa menyerah empat gol tanpa balas dari tamunya, Persija Jakarta.

Kekalahan telak 0-4 tersebut menjadi hasil negatif ketiga yang dialami PSIM dalam empat laga awal musim ini. Tim kebanggaan warga Yogyakarta ini sebelumnya juga menelan kekalahan saat berhadapan dengan Persebaya Surabaya serta Madura United.

Satu-satunya poin yang berhasil diraih PSIM didapat ketika bermain imbang melawan Persita Tangerang. Tambahan satu poin tersebut menempatkan Laskar Mataram di urutan ke-16 klasemen sementara dengan catatan yang masih jauh dari kata memuaskan.

PSM Makassar Yang Masih Sulit Bangkit

Klub tangguh asal Sulawesi Selatan, PSM Makassar, juga belum berhasil memetik hasil maksimal dari empat laga yang sudah mereka jalani. Skuad berjuluk Juku Eja tersebut hanya mampu mencatatkan dua kali hasil imbang dan menelan dua kali kekalahan.

Pada pertandingan akhir pekan lalu, PSM Makassar harus mengakui keunggulan PSS Sleman setelah takluk tiga gol tanpa balas. Tiga gol kemenangan PSS Sleman dicetak oleh Hiromu Tanaka yang menyumbang dua gol serta Matheus Fornazari yang melengkapi keunggulan tim lawan.

Hasil minus ini memicu kekhawatiran besar di kalangan pendukung setia Juku Eja. Jajaran pelatih dituntut segera membenahi koordinasi lini belakang serta efektivitas barisan penyerang demi memutus rantai tanpa kemenangan pada laga-laga berikutnya.

Persijap Jepara dan Tren Empat Kekalahan Beruntun

Nasib tak kalah memprihatinkan dialami oleh Persijap Jepara dalam mengarungi ketatnya persaingan musim ini. Skuad Laskar Kalinyamat tercatat menelan empat kekalahan beruntun dari seluruh pertandingan yang telah diselesaikan.

Langkah Persijap Jepara selalu kandas saat menghadapi tim-tim tangguh seperti Madura United, Borneo FC, Persib Bandung, hingga Bali United. Rentetan hasil buruk ini menunjukkan betapa beratnya tantangan yang harus dihadapi tim di level tertinggi kompetisi nasional.

Ketiadaan poin dari empat laga awal memosisikan Persijap Jepara dalam situasi sulit di zona merah. Evaluasi menyeluruh terhadap taktik serta kesiapan fisik para pemain menjadi kunci utama agar Laskar Kalinyamat mampu bangkit dari keterpurukan.

Isenmulang FC Tertahan di Dasar Klasemen

Satu tim lainnya yang belum berhasil mengamankan poin kemenangan adalah Isenmulang FC. Perjalanan awal tim ini diwarnai kekalahan beruntun tanpa pernah mencuri satu poin pun dari empat laga awal musim.

Isenmulang FC selalu gagal memetik hasil positif saat menantang Arema FC, Bali United, Bhayangkara FC, dan Persebaya Surabaya. Hasil buruk secara berturut-turut ini menempatkan Isenmulang FC di posisi terbawah klasemen sementara dengan raihan minus dua poin.

Kondisi minus poin di dasar klasemen memerlukan pembenahan mental bertanding secara menyeluruh bagi seluruh anggota tim. Pengelola klub dan tim pelatih harus segera menemukan formula tepat untuk membakar kembali motivasi bertanding para pemain di lapangan.

Persija Jakarta Tampil Sempurna Di Puncak

Berbeda 180 derajat dengan empat tim di papan bawah, Persija Jakarta justru menunjukkan penampilan sangat dominan di awal musim ini. Tim Macan Kemayoran sukses mengamankan nilai sempurna dengan melibas empat pertandingan lewat kemenangan meyakinkan.

Sebelum menumbangkan PSIM empat gol tanpa balas melalui aksi Alexander Jeremejeff, dua gol Stjepan Loncar, dan Kwon Chang-hoon, Persija lebih dulu menaklukkan tim-tim kuat. Borneo FC, Persib Bandung, serta Java United berhasil ditekuk oleh performa solid anak-anak Jakarta.

Dominasi penuh Persija Jakarta di papan atas menjadi tolok ukur standar tinggi bagi tim-tim lain di kompetisi ini. Sementara bagi empat tim yang belum pernah menang, konsistensi Persija menjadi bukti nyata bahwa kesiapan skuad dan eksekusi taktik yang matang adalah kunci utama meraih kesuksesan.