Pelatih Timnas Futsal Indonesia Hector Souto menyampaikan rasa kecewa mendalam usai skuad arahannya menelan kekalahan dari Cape Verde pada Sabtu, 17 Oktober 2026. Hasil minor tersebut dialami dalam laga kedua turnamen Copa das Nacoes de Futsal 2026.
Pertandingan fase grup yang berlangsung di Max Rosenmann Arena, Sao Jose dos Pinhais, Brasil tersebut berakhir dengan skor 0-2 untuk keunggulan lawan. Dua gol penentu kemenangan Cape Verde dicetak oleh Wilson Cabral pada menit keenam dan Fred Alexandre pada menit ketujuh.
Hasil ini memaksa Timnas Futsal Indonesia mengakhiri persaingan babak grup dengan catatan evaluasi penting. Sang pelatih menyebut kekalahan ini sebagai salah satu momen paling terpukul selama dua tahun masa kepemimpinannya.
Kekecewaan Mendalam Pelatih Spanyol
Pelatih Timnas Futsal Indonesia Hector Souto menganggap hasil buruk saat bersua Cape Verde sebagai salah satu titik terendah dalam perjalanannya mengarsiteki skuad Garuda. Performa tim di awal babak pertama dinilai jauh dari harapan yang dipersiapkan.
Melalui unggahan di akun media sosial pribadinya, pelatih asal Spanyol tersebut mengekspresikan rasa tidak puasnya atas penampilan anak asuhnya secara terbuka.
“Tanpa alasan. Salah satu kekalahan paling mengecewakan dalam 2 tahun saya memimpin timnas Indonesia,” kata Souto via akun Instagram pribadiya.
Ungkapan tersebut menggambarkan betapa terpukulnya tim kepelatihan atas kegagalan meraih poin maksimal di ajang bergengsi level internasional tersebut.
Evaluasi Sepuluh Menit Awal
Sorotan utama pelatih Timnas Futsal Indonesia tertuju pada konsentrasi para pemain saat mengawali sepuluh menit pertama pertandingan. Dua gol cepat lawan tercipta akibat kelengahan yang tidak seharusnya terjadi.
Kekurangsiapan di menit-menit awal membuat Cape Verde mampu memanfaatkan celah dan mengunci keunggulan hingga turun minum.
“Kalah itu hal yang biasa dalam pertandingan, tetapi tidak dengan cara seperti ini. Kami tidak boleh ‘menghadiahkan’ 10 menit pertama pertandingan begitu saja, apa pun kompetisinya.”
“Jujur saja, di 30 menit sisanya kami bermain cukup baik dan ada hal-hal positif yang bisa kita ambil,” ujar Souto menambahkan.
Perbaikan penampilan di 30 menit sisa pertandingan membuktikan bahwa kapasitas teknis para pemain sebenarnya mampu mengimbangi permainan lawan. Kendati mendominasi di babak kedua, penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat tidak ada gol balasan yang tercipta.
Respons Tegas Untuk Pendukung
Pelatih Timnas Futsal Indonesia juga memberikan peringatan keras kepada para pendukung agar tidak menganggap remeh kekuatan lawan di kancah futsal internasional. Kualitas Cape Verde dinilai memiliki standar persaingan yang patut dihormati.
Pengalaman berlaga di Brasil membuka mata bahwa setiap negara kontestan memiliki peta kekuatan yang terus berkembang pesat.
“Bagi kalian yang mengatakan Tanjung Verde tidak punya level (kualitas), kalian tidak mengenal futsal di luar negara kalian sendiri. Dunia ini sangat luas, teman-teman. Masih panjang jalan yang harus kita tempuh,” ujar Souto.
Pernyataan tersebut menjadi imbauan agar publik tanah air lebih objektif melihat peta persaingan futsal dunia yang makin kompetitif.
Laga Penentu Peringkat Kelima
Timnas Futsal Indonesia kini harus segera mengalihkan fokus penuh menjelang pertandingan pemungkas di turnamen Copa das Nacoes de Futsal 2026. Garuda Futsal dijadwalkan bakal memperebutkan posisi kelima.
Pertandingan penentu posisi kelima antara Indonesia melawan Peru siap digelar pada Minggu, 18 Oktober 2026 di Brasil.
Kemenangan atas Peru menjadi harga mati bagi skuad asuhan Hector Souto untuk menutup rangkaian laga internasional di Brasil dengan catatan positif. Evaluasi dari laga sebelumnya diharapkan dapat menjadi modal berharga bagi perkembangan tim ke depan.