Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan bergerak dalam rentang konsolidasi pada perdagangan Rabu (30/9/2026). Pergerakan indeks saham domestik ini diproyeksikan akan berada di kisaran level 6.050 hingga 6.200.
Pada penutupan perdagangan Selasa (29/9/2026), IHSG mengakhiri laju di zona merah pada posisi 6.121,7 setelah terperosok 0,43%. Sektor teknologi mencatatkan penurunan paling tajam mencapai 3,37% dan menjadi penekan utama pergerakan indeks.
Pengesahan APBN Dan Pergerakan Nilai Tukar
DPR RI resmi mengesahkan RUU APBN 2027 menjadi APBN dengan defisit fiskal disepakati sebesar Rp 671,16 triliun atau setara 2,4% dari PDB.
Kesepakatan akhir antara pemerintah dan Banggar DPR menetapkan target pendapatan negara sebesar Rp 3.435,1 triliun dan target belanja negara sebesar Rp 4.106,2 triliun. Sementara itu, nilai tukar rupiah di pasar spot ditutup melemah tipis 0,02% ke posisi Rp 17.981 per dolar AS.
Phintraco Sekuritas menilai pelemahan indeks mulai tertahan setelah sempat menyentuh level terendah harian di posisi 6.013.
“Setelah sempat menyentuh level 6.013, pelemahan IHSG berkurang dengan diikuti meningkatnya volume beli. Sehingga diperkirakan IHSG akan mengalami konsolidasi pada kisaran 6.050-6.200 pada perdagangan Rabu (30/9/2026),” tulis Phintraco Sekuritas dalam ulasan, Selasa (29/9/2026).
Proyeksi Penguatan Dan Potensi Koreksi MNC Sekuritas
MNC Sekuritas melihat adanya peluang penguatan jangka pendek untuk menguji area resisten di level 6.152 hingga 6.196. Namun, investor tetap diingatkan untuk mewaspadai potensi koreksi lanjutan yang berisiko menguji area level 5.850 hingga 5.946.
MNC Sekuritas memberikan rekomendasi saham pilihan untuk aktivitas perdagangan harian harian yang meliputi:
- Rekomendasi saham BBCA untuk perdagangan harian.
- Rekomendasi saham ICBP untuk trading harian.
- Rekomendasi saham MBMA untuk trading harian.
- Rekomendasi saham UNTR untuk trading harian.
Faktor Penggerak Pasar Dan Strategi Perdagangan
Pergerakan pasar saham domestik sangat dipengaruhi oleh kombinasi sentimen penetapan anggaran negara serta dinamika nilai tukar mata uang. Investor disarankan untuk mencermati area batas bawah (support) dan melakukan strategi perdagangan secara terukur pada saham-saham pilihan.