Profil Achmat Fahrul Aditia: Gelandang Muda PSM Makassar Eks Top Skor EPA U-20, Umur, Asal, dan Karier

Profil Achmat Fahrul Aditia, gelandang serang muda PSM Makassar eks top skor EPA U-20 yang dipercaya tampil starter di liga.

Langkah regenerasi pemain muda di panggung sepak bola tertinggi Indonesia terus melahirkan talenta-talenta menjanjikan. Nama Achmat Fahrul Aditia kembali menyita perhatian publik setelah dipercaya mengisi susunan sebelas pertama PSM Makassar dalam laga krusial BRI Super League 2026/2027 menghadapi PSIM Yogyakarta.

Kepercayaan yang diberikan oleh sang pelatih, Darije Kalezic, di Stadion Sultan Agung, Bantul, pada Jumat, 16 Oktober 2026, menjadi pembuktian lanjutan bagi pemain bernomor punggung 29 tersebut. Diplot sebagai gelandang serang, Fahrul bahu-membahu membangun ritme permainan tim di lini tengah.

Bagi kalangan pendukung Pasukan Ramang, nama Fahrul Aditia bukanlah sosok asing. Pemain muda ini meniti karier secara bertahap dari kompetisi kelompok umur hingga mampu bersaing di level profesional bersama klub kebanggaan masyarakat Sulawesi Selatan.

Sosok Profil Achmat Fahrul Aditia Dan Biodata Lengkap Gelandang PSM

Membedah profil Achmat Fahrul Aditia membawa kita pada rekam jejak pesepak bola muda kelahiran Surabaya, Jawa Timur, pada 26 Juni 2003. Di usianya yang telah menginjak 23 tahun, ia memiliki kematangan taktik yang cukup menonjol di lapangan.

Dengan postur setinggi 170 sentimeter serta kekuatan kaki kanan sebagai senjata utama, Fahrul menawarkan fleksibilitas posisi di lini depan. Meskipun peran utamanya adalah gelandang serang, ia juga sangat fasih dimainkan sebagai gelandang tengah maupun penyerang tengah.

Berikut adalah biodata lengkap Achmat Fahrul Aditia yang terdaftar resmi di kompetisi nasional:

  • Nama Lengkap: Achmat Fahrul Aditia
  • Nama Populer: Fahrul Aditia
  • Tempat, Tanggal Lahir: Surabaya, 26 Juni 2003
  • Usia: 23 tahun
  • Tinggi Badan: 170 cm
  • Kewarganegaraan: Indonesia
  • Posisi Utama: Gelandang Serang
  • Posisi Alternatif: Gelandang Tengah & Penyerang Tengah
  • Klub Saat Ini: PSM Makassar
  • Nomor Punggung: 29

Kemampuan adaptasi di berbagai posisi menyerang menjadikan Fahrul amunisi yang sangat berguna bagi taktik tim. Keberadaannya memberi keleluasaan bagi pelatih saat membutuhkan variasi serangan di tengah pertandingan.

Perjalanan Karier Dari Top Skor EPA U-20 Menuju Level Profesional

Perjalanan karier sepak bola Fahrul Aditia dibangun melalui tempaan kompetisi usia muda yang sangat ketat. Ia mengawali langkahnya bersama Bhayangkara FC U-15 pada 2017 sebelum naik kelas ke tim U-17.

Guna menambah jam terbang, Fahrul sempat mengasah kemampuan di SSB Anak Bangsa periode 2019 hingga 2022. Kualitasnya kian teruji saat dipercaya memperkuat tim Pra-PON Jawa Timur serta mencicipi atmosfer Liga 3 bersama PSBI Blitar.

Batu loncatan terbesar dalam kariernya tercipta ketika membela Bhayangkara FC U-20 pada kompetisi Elite Pro Academy (EPA) Liga 1 U-20 musim 2023/2024. Tampil sangat tajam, Fahrul sukses menyabet gelar top skor kompetisi dengan koleksi 12 gol.

Pencapaian spektakuler di level kelompok umur tersebut langsung memikat pemandu bakat PSM Makassar. Pada 1 Juli 2024, manajemen PSM resmi merekrutnya untuk masuk dalam skuad utama mengarungi kompetisi Liga 1.

Momen Spesial Gol Perdana Dan Kemenangan Dramatis Pasukan Ramang

Momen paling berkesan dalam perjalanan profesional Fahrul tercipta pada 10 Mei 2025 saat PSM Makassar menjamu Malut United di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare. Diturunkan sejak menit pertama oleh pelatih Bernardo Tavares, ia tampil percaya diri.

Fahrul membayar lunas kepercayaan tersebut pada menit ke-44 lewat gol indahnya usai memanfaatkan umpan matang Victor Luiz. Gol tersebut membawa PSM unggul 2-1 menjelang jeda babak pertama sekaligus menjadi gol perdana Fahrul di kasta tertinggi.

Laga yang berlangsung dramatis itu diwarnai gol penyama kedudukan dari Malut United melalui Frets Butuan pada menit ke-87. Namun, PSM akhirnya mengunci kemenangan 3-2 secara dramatis lewat gol Balotelli pada masa injury time.

Satu gol dari Fahrul tak hanya memberikan poin penuh bagi Pasukan Ramang, tetapi juga sukses menghentikan rekor mentereng 13 laga tak terkalahkan milik Malut United saat itu.

Pujian Khusus Bernardo Tavares Atas Keberanian Dan Kerja Keras

Keberhasilan Fahrul mencetak gol perdana mendapat apresiasi tinggi dari mantan pelatih PSM Makassar, Bernardo Tavares. Pelatih asal Portugal tersebut tak ragu memuji mentalitas bertanding yang ditunjukkan sang pemain muda.

Tavares menegaskan bahwa PSM selalu memberikan panggung bagi pemain muda yang mau membuktikan diri lewat latihan keras.

“Bisa dilihat, kami memberikan kepercayaan kepada pemain muda seperti halnya Fahrul Aditia untuk main sejak menit pertama. Di pertandingan sebelumnya juga dia memberikan penampilan yang bagus,” ujar Bernardo Tavares.

Keberanian mempercayakan posisi krusial kepada pemain muda menjadi filosofi penting yang terus diusung tim. Tavares memberikan pesan motivasi agar talenta muda Tanah Air tidak pernah ragu bersaing.

“Kami adalah tim yang paling banyak memainkan pemain muda. Ini adalah pesan kepada pemain-pemain muda di luar sana, bahwa selalu ada kesempatan jika mereka mau bekerja keras,” kata Tavares.

Kepercayaan Darije Kalezic Sebagai Starter

Memasuki musim BRI Super League 2026/2027, estafet kepemimpinan pelatih beralih ke tangan Darije Kalezic. Namun, posisi Fahrul dalam rencana tim tetap terjaga dengan baik.

Setelah sempat turun sebagai pemain pengganti saat melawan PSS Sleman pada 11 Oktober 2026, Fahrul mendapatkan tempat utama lima hari kemudian. Dalam laga kontra PSIM Yogyakarta pada Jumat, 16 Oktober 2026, namanya masuk dalam daftar starter.

Ia dipercaya mengawal lini tengah bersama gelandang berpengalaman seperti Sergio Aguero dan Stefan Jevtoski. Kehadirannya bertugas menyuplai bola matang bagi barisan penyerang yang diisi Lars Veldwijk, Luka Bulatovic, dan Rizky Eka Pratama.

Keputusan Kalezic menurunkan Fahrul sejak awal menjadi strategi penyegaran skuad usai hasil kurang maksimal di awal musim. Pelatih menekankan pentingnya respons positif dari seluruh pemain di atas lapangan.

Tantangan Konsistensi dan Masa Depan Bakat Muda Surabaya

Di usianya yang kini menginjak 23 tahun, ruang berkembang bagi Fahrul Aditia masih terbentang sangat luas. Pengalaman menyabet gelar top skor di level junior menjadi bukti bahwa ia memiliki naluri mencetak gol yang murni.

Kendati demikian, atmosfer kompetisi senior menuntut stabilitas performa dan ketahanan mental yang jauh lebih tinggi. Sebagai gelandang serang, Fahrul dituntut tidak hanya tajam, tetapi juga mahir membaca alur permainan dan aktif membantu pertahanan.

Persaingan merebut posisi utama di PSM Makassar tentu sangat ketat karena dihuni jajaran pemain lokal dan asing berkualitas. Oleh sebab itu, setiap kesempatan tampil harus dimaksimalkan dengan kontribusi nyata.

Perjalanan karier dari pembinaan usia muda Surabaya hingga dipercaya menjadi starter Pasukan Ramang menunjukkan potensi besarnya. Tantangan terbesar Fahrul kini adalah menjaga konsistensi demi mengukuhkan namanya di kancah sepak bola nasional.