FAM Masuk Nominasi Asosiasi Terbaik AFC, Jurnalis Eropa: Konyol

FAM masuk nominasi Asosiasi Terbaik AFC 2026 meski terseret skandal pemalsuan dokumen naturalisasi dan sanksi CAS.

Dunia sepak bola Asia kembali diguncang kontroversi hebat menjelang gelaran AFC Annual Awards 2026 di Bangkok, Thailand. Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) memicu gelombang kritik pedas setelah memasukkan Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) ke dalam daftar kandidat penerima penghargaan Member Association of the Year untuk kategori Gold.

Langkah AFC ini dinilai sangat tidak masuk akal oleh publik internasional. Pasalnya, induk organisasi sepak bola Negeri Jiran tersebut baru saja dijatuhi sanksi berat akibat kasus pemalsuan data kewarganegaraan pemain naturalisasi.

Keputusan mengejutkan ini langsung memantik reaksi keras dari berbagai pihak yang mempertanyakan integritas penentuan penghargaan tertinggi di level benua tersebut.

Isyarat Korupsi Didukung: Sentilan Menohok Jurnalis Investigasi Eropa

Jurnalis investigasi independen asal Prancis, Romain Molina, meluapkan kemarahannya melalui media sosial terkait keputusan kontroversial ini. Sosok yang kerap menulis untuk media terkemuka seperti The Guardian, The New York Times, dan BBC ini tanpa ragu menyemprot langkah AFC.

“AFC sungguh konyol: Bagaimana mungkin Asosiasi Sepak Bola Malaysia bisa masuk dalam daftar kandidat peraih penghargaan Association of the Year, padahal pada 2025 mereka terbukti bersalah karena memalsukan kewarganegaraan tujuh pemain?” tulis Molina di akun X pribadinya.

Molina menambahkan sindiran tajam bahwa tindakan melanggar aturan dan praktik tidak terpuji seolah-olah justru mendapatkan dukungan dari badan pengelola sepak bola Asia tersebut.

Sanksi Miliaran Rupiah dan Keputusan CAS yang Mencoreng Persepakbolaan

Skandal yang melibatkan tujuh pemain naturalisasi tersebut sejatinya telah berkekuatan hukum tetap. Pada 5 Maret lalu, Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) secara resmi menolak banding yang diajukan FAM terhadap denda sebesar CHF350 ribu atau setara Rp7,6 miliar.

Tujuh pemain yang terlibat—Facundo Garces, Rodrigo Holgado, Imanol Machuca, Joao Figueiredo, Gabriel Palmero, Jon Irazabal, dan Hector Hevel—mendapat hukuman larangan bertanding di laga resmi kompetitif selama 12 bulan. Sanksi FIFA ini bahkan berujung pada penganuliran kemenangan Malaysia pada Kualifikasi Piala Asia 2027.

Persaingan Kategori Gold di Tengah Sorotan Tajam Publik

Kendati rekam jejaknya ternoda skandal besar, FAM tetap bertengger dalam jajaran nominasi kategori Gold bersama Asosiasi Sepak Bola Hong Kong (HKFA) dan Federasi Sepak Bola Seluruh India (AIFF).

Pencalonan FAM dalam ajang yang dijadwalkan pada 19 November 2026 ini kian memperkeruh citra AFC di mata pecinta sepak bola global. Banyak pihak menilai nominasi ini merusak kredibilitas penghargaan dan melukai prinsip fair play.