Profil Doddy Katamsi: Duka Mendalam Industri Musik Rock, Legenda Elpamas Meninggal Dunia

Profil Doddy Katamsi, legenda musik rock dan eks vokalis Elpamas yang meninggal dunia di usia 59 tahun usai berjuang lawan sakit.

Dunia musik Tanah Air kembali diselimuti kabar duka yang mendalam. Musisi sekaligus penyanyi rock senior Indonesia, Doddy Katamsi, dikabarkan meninggal dunia pada Kamis, 15 Oktober 2026. Sang musisi mengembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI), Depok, Jawa Barat, pada usia 59 tahun.

Kepergian sosok vokalis berkarakter vokal melengking ini meninggalkan duka mendalam bagi rekan sesama seniman dan para penggemar musik panggung cadas. Perjalanan hidupnya yang erat dengan kesenian dan musik rock menjadikannya salah satu figur berpengaruh di industri hiburan nasional.

Di balik nama besarnya, profil Doddy Katamsi menyimpan jejak karya luar biasa, baik sebagai vokalis band legendaris maupun sosok di balik layar yang melahirkan penyanyi-penyanyi papan atas Indonesia.

Sosok dan Profil Doddy Katamsi

Lahir di Jakarta pada 10 Juni 1967, Doddy Katamsi dibesarkan dalam lingkungan keluarga seniman yang sangat kental. Ia merupakan putra dari aktor legendaris Amoroso Katamsi dan penyanyi seriosa ternama Pranawengrum Katamsi.

Dukungan penuh dari lingkungan keluarga membentuk fondasi kreativitasnya sejak dini. Sejak masa sekolah menengah pertama (SMP), kecintaannya pada musik rock mulai tumbuh pesat dan mengasah teknik vokalnya hingga mampu menjangkau nada-nada tinggi bertenaga.

Setelah menuntaskan pendidikan SMA pada tahun 1987, ia memantapkan tekad untuk meniti jalan karier profesional di kancah musik nasional.

Masa Kejayaan Bersama Elpamas dan Album Tato 1991

Nama Doddy Katamsi semakin meroket saat dirinya dipercaya mengisi posisi vokalis utama grup musik rock legendaris asal Pandaan, Pasuruan, yaitu Elpamas. Kehadirannya memberi warna baru bagi perjalanan Elpamas di era keemasan musik rock Indonesia penghujung 1980-an hingga 1990-an.

Bersama Elpamas, ia turut melahirkan karya penting lewat peluncuran album bertajuk Tato pada tahun 1991. Kehadiran album tersebut makin mengukuhkan eksistensi band yang sebelumnya sukses lewat lagu hits Pak Tua karya Iwan Fals.

Karakter suaranya yang khas menjadi daya tarik utama setiap kali Elpamas menghentak panggung-panggung musik besar Tanah Air.

Tangan Dingin Pelatih Vokal Ariel NOAH

Tak hanya bersinar di atas panggung, Doddy Katamsi juga dikenal luas sebagai pelatih vokal kenamaan. Pengalaman berpuluh tahun membuatnya dipercaya membimbing penyanyi top Indonesia dengan berbagai latar belakang karakter suara.

Sejumlah nama besar yang pernah mengecap bimbingan vokalnya antara lain Ariel NOAH, Once Mekel, Ari Lasso, Bams Samsons, Nicky Astria, hingga Tantri Kotak. Dedikasinya di bidang seni suara juga membuatnya dipercaya menjadi mentor vokal di ajang pencarian bakat populer seperti Indonesian Idol dan X Factor.

Peran besarnya sebagai pengarah vokal menjadi warisan berharga yang terus hidup dalam industri musik populer Indonesia.

Perjuangan 45 Hari Cuci Darah

Di balik semangat bermusiknya yang tak pernah padam, kesehatan Doddy Katamsi rupanya mengalami penurunan drastis akibat komplikasi penyakit jantung dan ginjal yang diidapnya sejak lama. Ia diwajibkan menjalani perawatan rutin cuci darah di rumah sakit.

Adik kandungnya, Aning Katamsi, membeberkan bahwa sang kakak sempat menjalani perawatan intensif selama 45 hari sejak 1 September 2026 sebelum akhirnya berpulang.

“Sebelumnya memang yang periode ini beliau sudah dirawat selama 45 hari, mulai dari 1 September sampai kemarin,” kata Aning saat ditemui di TPU Komplek Hankam Pangkalan Jati, Jumat (16/10/2026).

Meskipun harus berjuang melawan rasa sakit yang menggerogoti fisiknya, semangat Doddy terhadap dunia musik tetap menyala. Ia bahkan masih sempat mengajar vokal, tampil di kawasan BSD, serta menggarap beberapa proyek lagu hingga akhir hayatnya.

Jenazah legenda rock ini telah dimakamkan secara khidmat di TPU Kompleks Hankam Pangkalan Jati, Pondok Labu, Jakarta Selatan, diiringi doa dari keluarga, kerabat, dan rekan seniman.