Profil Irjen Ahrie Sonta Resmi Pimpin Kadivkum Polri

Profil Irjen Ahrie Sonta Nasution, mantan ajudan Presiden Prabowo dan Sekpri Kapolri yang kini resmi pimpin Kadivkum Polri di usia 45 tahun.

Dinamika rotasi kepemimpinan di tubuh Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali mencatatkan momentum penting bagi perwira generasi muda. Pergerakan karier perwira tinggi di Mabes Polri menampilkan akselerasi tajam yang menarik perhatian publik.

---Advertisement---

Transformasi karier yang berlangsung dinamis ini menegaskan pentingnya integritas operasional dan kapasitas intelektual di tingkat pimpinan puncak. Kepemimpinan korps penegak hukum kini semakin ditopang oleh perwira berpengalaman luas.

Rekam jejak penugasan dari penanganan kasus besar hingga pengawalan Istana Kepresidenan menjadi modal utama dalam mengawal regulasi publik. Langkah strategis institusi ini sekaligus memperkokoh sistem tata kelola hukum nasional.

Promosi Kilat Kadivkum Polri

Melalui Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026, Jenderal Suyudi Ario Seto melakukan mutasi terhadap 88 perwira. Ahrie Sonta Nasution ditunjuk sebagai Kadivkum Polri menggantikan Irjen Pol Agus Nugroho.

Sebelumnya, Ahrie menjabat Penyelidik Pengamanan Internal Utama Tingkat II Divpropam Polri dengan pangkat Brigjen Pol. Promosi menjadi Kadivkum membawa alumni Akpol 2002 ini resmi menyandang pangkat Inspektur Jenderal Polisi pada usia 45 tahun.

---Advertisement---

Pangkat jenderal bintang dua tersebut diraih hanya berjarak sekitar satu tahun dari kenaikan pangkat Brigjen Pol pada Oktober 2025. Sebagai Kadivkum, ia memimpin fungsi penyelarasan regulasi, bantuan hukum, serta pendampingan hukum kepolisian.

Rekam Jejak Penangkapan Djoko Tjandra

Karier Ahrie tercatat memiliki keterikatan dinas erat dengan Jenderal Listyo Sigit Prabowo sejak era penanganan kasus korupsi Bank Bali. Pada 2020, Listyo yang menjabat Kabareskrim Polri memimpin perburuan buronan Djoko Soegiarto Tjandra.

Tim khusus Bareskrim bekerja sama dengan Kepolisian Diraja Malaysia dan berhasil menangkap Djoko Tjandra pada 30 Juli 2020 setelah melarikan diri 11 tahun. Ahrie merupakan bagian penting dalam operasi penangkapan skala internasional tersebut.

Setelah Listyo dilantik sebagai Kapolri, Ahrie dipercaya menduduki jabatan Sekretaris Pribadi (Sekpri) Kapolri pada 18 Februari 2021. Berpangkat AKBP saat bertugas di Tanjung Priok, ia menerima Kenaikan Pangkat Luar Biasa menjadi Kombes Pol pada 2021.

Pengalaman Pengawalan Istana

Babak baru dimulai saat Prabowo Subianto dilantik menjadi Presiden Republik Indonesia pada Oktober 2024. Ahrie terpilih menjadi ajudan presiden unsur Polri setelah lolos proses seleksi ketat yang dikonfirmasi langsung oleh Kapolri.

Ia menjalankan tugas mendampingi Presiden Prabowo bersama tiga ajudan lain dari unsur TNI dan Polri. Pengalaman pengawalan di Istana Kepresidenan semakin memperluas wawasan kepemimpinan serta koordinasi tingkat tinggi.

Pada Oktober 2025, Ahrie meraih pangkat Brigadir Jenderal Polisi pada usia 44 tahun. Capaian ini menjadikannya salah satu alumni Akpol 2002 yang lebih awal memasuki jajaran perwira tinggi.

---Advertisement---

Capaian Akademik Polisi Pertama Peraih Doktor Ilmu Kepolisian PTIK

Di luar rekam jejak operasional, pria kelahiran Bandung pada 2 April 1981 ini menorehkan prestasi akademik luar biasa. Ahrie mencatatkan sejarah sebagai polisi pertama peraih gelar Doktor Ilmu Kepolisian PTIK pada 7 Juni 2018.

Disertasinya meneliti reformasi budaya kepolisian pada tingkat kepolisian resor yang berhubungan langsung dengan pelayanan publik. Pendidikan internasionalnya mencakup Politieacademie Belanda, pelatihan analisis kejahatan Jerman, JSOU Amerika Serikat, RSIS NTU Singapura, serta lulus Sespimti Polri 2024.

Ringkasan Profil

Parameter / IdentitasKeterangan Data Resmi
Nama LengkapIrjen. Pol. Dr. Ahrie Sonta Nasution, S.I.K., M.Si.
Tanggal Lahir2 April 1981 (Bandung, Jawa Barat)
Kelulusan AkpolAkpol 2002 (Batalyon Wicaksana Laghawa)
Gelar AkademikDoktor Ilmu Kepolisian PTIK (7 Juni 2018)
Jabatan Saat IniKepala Divisi Hukum (Kadivkum) Polri
Dasar MutasiST Kapolri No. ST/2205/X/KEP./2026 (2 Oktober 2026)
Pangkat Saat IniInspektur Jenderal Polisi (Bintang Dua)
Penugasan PentingTim Penangkapan Djoko Tjandra (2020), Sekpri Kapolri (2021-2024), Ajudan Presiden Prabowo (2024-2025)

Kombinasi pengalaman penanganan perkara besar, tugas ajudan presiden, dan latar belakang doktor kepolisian memperkuat kapasitas Ahrie Sonta. Kepemimpinannya kini berlanjut mengawal fungsi hukum institusi di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto.