Nominasi AMI Awards 2026 Lengkap dan Kategori Baru

Simak daftar nominasi AMI Awards 2026 lengkap dengan empat kategori baru, persaingan ketat musisi papan atas, serta panduan cek daftar nominasi di portal.

Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards 2026 akan kembali digelar sebagai ajang apresiasi tertinggi bagi para pelaku industri musik di seluruh Tanah Air. Sebelum jadwal resmi Malam Puncak diumumkan kepada publik, pihak penyelenggara terlebih dahulu mengungkap daftar nominasi yang bersaing dalam edisi terbaru tahun ini.

Mengusung tema “Ruang Nada Nusantara”, AMI Awards 2026 menghadirkan total 67 kategori, dengan empat di antaranya merupakan kategori baru. Kehadiran kategori anyar tersebut memperlihatkan keterbukaan ajang penghargaan ini terhadap dinamika serta perkembangan selera musik masyarakat yang kian beragam.

Deretan musisi kenamaan Tanah Air mendominasi peta persaingan tahun ini. Isyana Sarasvati pun berhasil mencuri perhatian karena meraih delapan nominasi, sementara Tulus menyusul dengan enam nominasi. Gak cuma itu, no na dan NPD yang memiliki daya tarik masing-masing juga menjadi sorotan karena bersaing di dua kategori yang sama.

Empat Kategori Baru Hasil Sidang Kategorisasi AMI

Ada yang berbeda dalam penyelenggaraan Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards 2026. Berdasarkan hasil Sidang Kategorisasi AMI yang berlangsung pada 22 Juli hingga 2 Agustus 2026, AMI Awards tahun ini akan memberikan penghargaan dalam 67 kategori. Nah, dari jumlah tersebut, terdapat empat kategori baru resmi diperkenalkan, yakni Album Rap/HipHop Terbaik, Karya Produksi Musik Etno Terbaik, Karya Produksi HipDut Terbaik, serta Karya Produksi Lagu Pesta Timur Terbaik.

Kehadiran empat kelompok penghargaan baru tersebut murni didasari atas pemetaan terhadap arus utama yang tengah digandrungi oleh para penikmat musik Indonesia. Dinamika ini memperlihatkan bahwa ranah hiburan tanah air terus melahirkan gelombang karya baru dari berbagai wilayah daerah yang patut diakui secara nasional.

Dalam press conference yang berlangsung di Fairmont Jakarta, Senin (21/9/2026), Ketua Umum AMI, Candra Darusman, mengatakan bahwa empat kategori baru tersebut lahir dari fenomena musik yang tengah berkembang di masyarakat. Menurutnya, AMI tidak bisa menutup mata terhadap perubahan selera pendengar dan kemunculan genre-genre yang kini semakin diminati.

“Empat kategori baru itu mencerminkan musik-musik yang sedang tren dan kita tidak boleh tutup mata terhadap bagaimana perkembangan musik Tanah Air. Saat ini, lagu-lagu Indonesia mulai banyak menarik perhatian pendengar,” kata Candra Darusman.

Ia melanjutkan, “Ini juga senada dengan perkembangan tren musik anak muda di Indonesia. Mudah-mudahan menginspirasi teman-teman yang lain untuk terus mencari, mengeksplorasi bahwa musik itu gak pernah mati, dinamis terus.”

Persaingan Pendatang Baru no na Dan NPD Di Panggung Utama

Selain menghadirkan empat kategori baru, AMI Awards 2026 juga menjadi momen spesial bagi sejumlah nama, termasuk no na dan NPD, nih. Keduanya untuk pertama kalinya masuk dalam daftar nominasi AMI Awards pada tahun ini. Kehadiran nama-nama baru ini memberikan kesegaran tersendiri dalam peta persaingan musik nasional.

no na langsung mendapat dua nominasi lewat lagu “Rollerblade”, yakni Pendatang Baru Terbaik Terbaik dan Karya Produksi Grup Vokal Terbaik. Sementara itu, NPD juga meraih dua nominasi melalui lagu “Sempurnanya Aku” di dua kategori yang sama. Kemunculan dua pendatang baru ini langsung menyita perhatian publik dan pengamat musik.

Dengan karakter musik yang berbeda, no na dan NPD sama-sama membawa daya tarik tersendiri dalam persaingan nominasi AMI Awards 2026 dan sama-sama punya kesempatan untuk membawa pulang piala dalam debut mereka di ajang tersebut. Keduanya membuktikan bahwa regenerasi musisi muda di Indonesia berjalan sangat pesat.

Daftar Nominasi AMI Awards 2026 Lengkap

Artis Solo Wanita Pop Terbaik

  • Bernadya — “Rabun Jauh”
  • Ghea Indrawari — “1000x”
  • Idgitaf — “Rutinitas”
  • Lyodra — “Teganya Kau”
  • Mahalini — “Untuk Yang Bersama-Nya”

Artis Solo Pria Pop Terbaik

  • Ifan Seventeen — “Jangan Paksa Rindu”
  • Pamungkas — “Berapa Kali Kita Akan Saling Memaafkan”
  • Raim Laode — “Iqro’”
  • Rony Parulian — “Wals Akhir Zaman”
  • Tulus — “Teh Hijau”

Duo/Grup Pop Terbaik

  • For Revenge — “Bandung Hari Ini”
  • Juicy Luicy — “Gurun Hujan”
  • Lomba Sihir — “Melompat Lebih Tinggi”
  • Perunggu — “Pikiran Yang Matang”
  • Sheila on 7 — “Sederhana”

Pencipta Lagu Pop Terbaik

  • Adrian Khalif, Belanegara Abimanyu, Iqbal Siregar, Kaleb Jonathan, Rizky Febian — “Alamak”
  • Bernadya Ribka, Rendy Pandugo, Mohammed Kamga — “Rabun Jauh”
  • Happy Andromeda, Dimas Bokor — “Bahagia Lagi”
  • Muhammad Tulus — “Teh Hijau”
  • Putra Permana, Ari Lesmana — “Sesi Potret”

Penata Musik Pop Terbaik

  • Andi Rianto — “Salahi Aku (Ku Jatuh Cinta Lagi)”
  • Ivan Tangkulung — “Terima Kasih”
  • Kevin Pangestu — “Sesi Potret”
  • S/EEK — “Tuhan Tahu Kita Saling Cinta”
  • Yoseph Sitompul — “Teh Hijau”

Album Pop Terbaik

  • Idgitaf — Berusaha di Bawah Hujan
  • Perunggu — Dalam Dinamika
  • Raim Laode — Iqro’
  • Afgan — Retrospektif
  • Bernadya — Semoga Hanya di Mimpi

Artis Solo/Grup/Kolaborasi Rock Terbaik

  • 510 — “Ritual”
  • For Revenge, Stand Here Alone — “uKYdS”
  • Pee Wee Gaskins — “Bermimpi”
  • Stereo Wall — “Sisa Asa”
  • Sukses Lancar Rejeki — “Ke Pasar Bareng Emak”

Album Rock Terbaik

  • ABG (Akbar Bagus Giox) — ABG (Akbar Bagus Giox)
  • Sukses Lancar Rejeki — Bisa Meledak
  • Black Horses — Jahanam
  • Pee Wee Gaskins — Salute From Pee Wee Gaskins
  • 510 — Spiritual

Artis Jazz Terbaik

  • Alonzo Brata — “Simple Pleasures”
  • Dwiki Dharmawan — “Anagnorisis”
  • Indra Lesmana — “Fainted Light”
  • Sri Hanuraga — “After So What”
  • Tohpati Bigband — “Secret Agent”

Artis Jazz Alternative Terbaik

  • ArumtaLa — “Salam Sehat”
  • Erwin Gutawa — “Parasit”
  • Hasan Nasution — “Kekacauan di C Major in Bm”
  • Societeit de Harmonie — “Petir”
  • Song Brothers, Annisya, Tommy Pratomo — “Afterglow”

Album Jazz/Jazz Alternatif Terbaik

  • Aditya Ong Trio — 44
  • Dwiki Dharmawan — Anagnorisis
  • Sri Hanuraga — Provincializing Bebop
  • Kevin Yosua Big 6 — The Great Indonesian Songbook, Vol. 1
  • Societeit de Harmonie — Ungkapan

Artis Solo Soul/R&B Terbaik

  • Afgan — “Kacamata”
  • Assia Keva — “Baby July”
  • Farrel Hilal — “Keliling”
  • RINNI — “Mulai”
  • Salma Salsabil — “Hatchu!!”
  • Uap Widya — “Empty”

Duo/Grup/Kolaborasi Soul/R&B Terbaik

  • Isyana Sarasvati, Kamga — “Be Alright”
  • Moneva, Imelda Lizal — “The Idea of You”
  • Rafi Sudirman, GAC (Gamaliel Audrey Cantika) — “Kisah Kasih di Jakarta”
  • Rayi Putra, Farrel Hilal — “GOAT”
  • Thee Marloes — “I’d Be Lost”

Artis Solo Soul/R&B Alternatif Terbaik

  • Andien — “Jatuh Pelan”
  • Inis — “Dancing Thru The Fire”
  • Jinan Laetitia — “Pemula”
  • Matter Mos — “Aturan Cinta”
  • Noni — “TOO LOVELY”

Duo/Grup/Kolaborasi Soul/R&B Alternatif Terbaik

  • Bayu Risa, NSG, Sailormoney — “Get 2 U”
  • Fathan Maulana, Monica Karina — “Figaro”
  • Galdive — “20 Weeks”
  • Omemi, Grace Sahertian, Nathania Jualim — “One Day”
  • Tadi, Dony Manurung — “Waktu Kecil”

Artis Solo Wanita Dangdut Terbaik

  • Erie Suzan — “Berkeping-Keping”
  • Iis Dahlia — “Lautan Dustamu”
  • Lesti — “Kura Kura Dalam Perahu”
  • Sridevi — “Terpesona”
  • Tasya — “Teman Jadi Nyaman”

Artis Solo Pria Dangdut Terbaik

  • Adibal — “Yang Penting Uang”
  • Afan — “Kepalsuanmu”
  • Fildan — “Berjuta Bahagia”
  • Rhoma Irama — “Senyum”
  • Zainul Basyar — “Jangan Fitnah”

Artis Solo Dangdut Alternatif Terbaik

  • Gunawan — “Terjebak Rasa Nyaman”
  • Lady Rara — “Awal Bahtera”
  • Melly Lee — “Tajamnya Karang”
  • Selfi Yamma — “Pelukan Nyata”
  • Sridevi — “Buta Karena Cinta”

Duo/Grup/Kolaborasi Dangdut Terbaik

  • Adibal, Erie Suzan, Gen’Star — “Pentas”
  • Mila DA7, Valen DA7 — “Meleleh Bahagia”
  • Qemil Zain, Ira Swara — “Kesal Menunggu”
  • Trio Menyala — “Siap Melamar”
  • Zainul Basyar, Bulan Madhani — “Bukan Cinta Rahasia”

Artis Solo/Grup/Kolaborasi Dangdut Elektro Terbaik

  • Akbar Chalay, Mingse — “Astaga Bercanda”
  • Duo Anggrek — “Goyang Nusantara”
  • Fitri Carlina — “Bahagianya Aku Sama Kamu”
  • Rombongan Bodonk Koplo — “Kasih Tau Mama (Malam Minggu)”
  • Trio Macan — “Minggir Minggir Kasih Paham Bos”

Pencipta Lagu Dangdut Terbaik

  • Adibal — “Kura Kura Dalam Perahu”
  • Adibal, Yusup Tojiri — “Meleleh Bahagia”
  • Arya Bhima — “Lautan Dustamu”
  • Babha Thoenk — “Pelukan Nyata”
  • H. Rhoma Irama — “Senyum”

Penata Musik Dangdut Terbaik

  • Arief Iskandar — “Pentas”
  • Gusti Irwan Wibowo — “Hari Yang Mantap”
  • H. Rhoma Irama — “Senyum”
  • Ricky Flo — “Cincin Kepalsuan”
  • Yusup Tojiri — “Kura Kura Dalam Perahu”

Artis Solo Anak-Anak Terbaik

  • Etenia Croft — “Sahabat Terbaik”
  • Jasmine Ayudhya — “Potong Bebek Angsa”
  • Leika Garudita — “Ulang Tahun”
  • Mazaya Amania — “Gajah & Semut”
  • Prince Poetiray — “Cinta Untuk Mama”

Duo/Grup/Kolaborasi Anak-Anak Terbaik

  • Glitter — “Jangan Lupain Kita”
  • Kidos Band — “Kamu Kamu Temanku”
  • Luisa Adreena, Azamy Syaugi — “Sikilku Iso Muni (Kakiku Bisa Bunyi)” [Original Soundtrack from Na Willa]
  • Prince Poetiray, Quinn Salman — “Rukun Sama Teman”
  • Tentang Anak — “B.A.I.K” (From SANG)

Pencipta Lagu Anak-Anak Terbaik

  • Arya Aditya Ramadhya, IIman Ibrahim Isa, Anindyo Baskoro — “Sikilku Iso Muni (Kakiku Bisa Bunyi)” [Original Soundtrack from Na Willa]
  • Bemby Gusti, Aufa Kantadireja, Debast Jatin — “Dunia Kecil Nala”
  • Fiki Aulia, Zweitson Thegar, Alexandra Jesssica, Patrick Effendy — “Picnic”
  • Patrick Effendy — “Jangan Lupain Kita”
  • Popo Hanoto — “Gajah & Semut”

Penata Musik Lagu Anak-Anak Terbaik

  • Arsha Composer, Andre Lizt — “Cahaya Dalam Kotak”
  • Dwiki Dharmawan — “Rukun Sama Teman”
  • Laleilmanino — “Sikilku Iso Muni (Kakiku Bisa Bunyi)” [Original Soundtrack from Na Willa]
  • Patrick Effendy, Ben Silaban — “Jangan Lupain Kita”
  • Rian Ekky Pradipta — “Jangan Menyerah”
  • Zack The Jakman, Michael Soerjonoto — “Libur Telah Tiba”

Artis Solo Alternatif Terbaik

  • Arash Buana — “April”
  • Danilla — “Pertunjukan Terakhir”
  • Kunto Aji — “bERANI”
  • Oslo Ibrahim — “SIKLUSIRKUS”
  • Sal Priadi — “Kepala, Pundak, Kerja Lagi” (From Monster Pabrik Rambut)

Duo/Grup/Kolaborasi Alternatif Terbaik

  • Biru Baru — “Kalah Lagi”
  • Dongker, Jason Ranti — “Disarankan Di Bandung”
  • Grrrl Gang — “Lapdog”
  • Reality Club — “Finding a Catholic Man to Love The Love of My Life”
  • The SIGIT — “Bread & Circus”

Album Alternatif Terbaik

  • eleventwelfth — 11
  • Danilla — Candramawa
  • Dongker & Jason Ranti — I Don’t Know and I Dongker
  • Rrag — Langit
  • Reality Club — Who Knows Where Life Will Take You?

Artis Keroncong/Stambul/Langgam/Asli Terbaik

  • Amrih Basuki Purnomo — “Langgam Telaga Sarangan”
  • Mira Kirana — “Penganten Anyar”
  • OK. Jibaku, Kanjeng Doso — “Keroncong Jawa Kangen”
  • Paramitha Putri Nirmala — “Kr. Meraih Rembulan”
  • Paramitha Putri Nirmala — “Keroncong Nuansa Kebangsaan”

Artis Keroncong/Stambul/Langgam Ekstra/Alternatif Terbaik

  • Keroncong Sahadja — “Aduh Tante”
  • Kerontjong Rajamala — “Kisah”
  • Krontjong Toegoe — “Jakarta Kota Raja”
  • Paksiband — “Buta Murka”
  • Toean Gembira — “Hai Nona”

Artis Solo/Grup/Kolaborasi Dance Terbaik

  • Dipha Barus, Hindia — “Nafas”
  • DNA, QoryGore — “Cowok Red Flag”
  • RICZA, Maretta, TECHNO KING — “On The Ground”
  • Steve Chris, Venes — “Smile”
  • Whisnu Santika — “Yalla Habibi”

Artis Solo/Grup/Kolaborasi Elektronika Terbaik

  • Duckhead, Robstee — “Put4 Bdbh”
  • Jevin Julian — “If Only”
  • Slowtide — “Stars”
  • toxicdev!, PORIS — “AKU GAS!”
  • White Chorus — “Mungkin”

Artis Solo/Grup/Kolaborasi Metal Terbaik

  • Bless The Knights — “Il Grinta”
  • Burgerkill — “Kontinum”
  • Grausig — “Chant Of Blight”
  • Hell Crust — “Rekonstruksi Kerak Neraka”
  • Pure Wrath — “Bleak Days Ahead, Pt. I”

Album Metal Terbaik

  • Pure Wrath — Bleak Days Ahead
  • Karat — Dosa
  • Vortex Of Hatred — Galat
  • Forgotten — Silalatu
  • Cloath — The Fallen God

Artis Solo Rap/HipHop Terbaik

  • Basboi — “GayA idup”
  • Bennett A.K. — “Favors And Flavors”
  • K3bi — “Doa”
  • Tuantigabelas — “Berani Mati Takut Hidup”
  • Yacko — “Unbreakable Me”

Duo/Grup/Kolaborasi Rap/HipHop Terbaik

  • A. Nayaka, Rayi Putra — “Cewe Alig”
  • Iwa K, Chicco Jerikho — “DOAMAT!”
  • Laze, Mardial, Basboi — “Anggap Michelin”
  • PORIS, Bhanz, Vhanz, abim — “Di Atas Atap”
  • Quest*, Basboi, Wicigo Shawty — “Kurang Riset”

Artis Solo/Grup/Kolaborasi Koplo Terbaik

  • Denny Caknan — “Negoro Angin”
  • Denny Caknan, NDX A.K.A — “Ropang”
  • Gilga Sahid — “Asmoro”
  • Ndarboy Genk, Banditoz Yaow 86 — “Kicau Mania”
  • Wika Salim — “Kopi Pahit”

Album Rap/HipHop Terbaik

  • Laze, Mardial — Dreams Are Made in Pasar Minggu
  • Nartok — Dynamite
  • Basboi — Kasablanka
  • Quest* — MIMPI CINTA & RAPMUZIK
  • Wicigo Shawty — MR BANYAK SWAG

Karya Orkestral Terbaik

  • Andi Rianto — “Kota Ini Tak Sama Tanpamu (Orchestra Version)”
  • Christofer Tjandra, Nathania Karina, Felicia Satyadi — “Cublak Cublak Suweng”
  • Ivan Tangkulung — “Terima Kasih”
  • Kenan Loui, Isyana Sarasvati — “Garuda di Dadaku” (Original Soundtrack from Garuda di Dadaku)
  • Revelation Limijaya — “Churning Sea”

Album Film Scoring Terbaik

  • Aghi Narottama — Kafir: Gerbang Sukma (Original Motion Picture Soundtrack)
  • Ofel Obaja — Na Willa: Music From The Motion Picture
  • Ifa Fachir, Adrian Martadinata — Panggil Aku Ayah (Original Motion Picture Soundtrack)
  • Ricky Lionardi — Pangku (Original Motion Picture Score)
  • Andi Rianto — Tanah Runtuh (Original Score)
  • Nic Edwin — Tinggal Meninggal (Original Motion Picture Score)

Lagu Musikal Teater/Film Terbaik

  • Bimazeno, Witrie Diana Putri, Gabriel Harvianto, Nada Novia — “Semesta 1 (Quartet)” [From Tumang Semua Berawal dari Semesta]
  • Gerry Gerardo — “Bobby Bukan Banci” (From Perempuan Punya Cerita)
  • High School Ensemble, Cast of Rangga & Cinta — “Kubahagia”
  • Jakarta Movin, MALIQ & D’Essentials — “Senja Teduh Pelita” (dari Musikal Senja Teduh Pelita)
  • Original Cast Musikal Perahu Kertas, Christoffer Nelwan, Alia Syahrani, Melody Asri Fatimah, Amabel Odelia, Ariel Marcelino, Bayu Reswandha, Trust Collective — “Miliaran Manusia”

Karya Produksi Progresif Terbaik

  • Dakara, Rafi Daeng — “Gema di Negeri Kata”
  • IGMO — “Randall & Goby”
  • Isyana Sarasvati, Agt. Widi — “BURN”
  • Mevlied Nahla — “Target Operasi”
  • Serdadu Sam — “Bunuh Serigala Dalam Hatimu”

Karya Produksi Reggae/Ska/Rocksteady Terbaik

  • Namoy Budaya, Ras Muhamad, High Therapy — “Cerahkan Dunia”
  • Shaggydog, Rebellion Rose, The Glad — “Lodse”
  • Souljah — “Ini Rindu”
  • Sukses Lancar Rejeki — “Lebaran, So Far Away”
  • Tipe-X — “Beda Zaman”

Karya Produksi Kolaborasi Terbaik

  • enau, Ari Lesmana — “Sesi Potret”
  • Gloria Jessica, Ade Govinda — “Terbelah Jadi Dua”
  • Rizky Febian, Adrian Khalif — “Alamak”
  • Wijaya 80, Sal Priadi — “Bulan Bintang, Garis Menyilang”
  • Yovie Widianto, Andi Rianto, Rony Parulian — “Salahi Aku (Ku Jatuh Cinta Lagi)”

Karya Produksi Original Soundtrack Terbaik

  • Ariel NOAH — “Dulu Kita Masih Remaja” (Original Soundtrack Dilan ITB 1997)
  • Eva Celia, Bilal Indrajaya — “Rangga Cinta” (Theme Song Rangga & Cinta)
  • Iwan Fals, Isyana Sarasvati — “Bunga Terakhir” (OST Panji Tengkorak)
  • Luisa Adreena, Azamy Syauqi — “Sikilku Iso Muni (Kakiku Bisa Bunyi)” [Original Soundtrack from Na Willa]
  • Sal Priadi — “Kepala, Pundak, Kerja Lagi” (From Monster Pabrik Rambut)

Karya Produksi Grup Vokal Terbaik

  • Gery Gany — “Tak Secinta Itu”
  • JKT48 — “Andai ’Ku Bukan Idola”
  • Marbles — “Hompimpa
  • no na – rollerblade”
  • NPD — “Sempurnanya Aku”

Karya Produksi Lagu Berbahasa Daerah Terbaik

  • Azmy Z — “Demi Kabogoh x Sarua Jeung Bohong”
  • Denny Caknan — “Negoro Angin”
  • Kris Dayanti — “O Mak Hau Fuan”
  • Rayola — “Habih Tiado Basiso”
  • Sulfi Yamma — “Tosiamaseang”

Karya Produksi Instrumentalia Terbaik

  • Dwiki Dharmawan — “Anagnorisis”
  • Erwin Gutawa — “Parasit”
  • Indra Lesmana — “Dim Glow”
  • Isyana Sarasvati — “The Final Curtain”
  • Tohpati Bigband — “Secret Agent”

Karya Produksi Musik Global Terbaik

  • BABON — “Fentiki”
  • Hasyim Abubakar Yahya, Ki Heri Purwono, Mustafa Debu — “Kidung Walisongo”
  • Indonesian National Orchestra — “Blues For You”
  • Laskar Dayak — “Baroah”
  • Lombok Ethno Fusion — “Mindu”

Karya Produksi Re-Aransemen Terbaik

  • Andi Rianto — “Salahi Aku (Ku Jatuh Cinta Lagi)”
  • Anto Hoed, Melly Goeslaw — “Suara Hati Seorang Kekasih”
  • Enrico Octaviano, Rayhan Noor — “Melompat Lebih Tinggi”
  • Lafa Pratomo, Refo Alpha Ramadan — “Kau”
  • Tohpati — “Semusim”

Karya Produksi Blues Terbaik

  • Arya Novanda, Deandra Nadira — “Beri Tahu Karina”
  • Christy Karina — “Don’t Fall In Love With A Rockstar”
  • Silampukau, Rio Sidik — “Blues Bunga Api (Dan Maut Kian Benderang)”
  • Spolenk — “Three Black Bird”
  • Stanly Bactian and the Ghetto’s — “You Got to Move”

Karya Produksi Folk/Country/Balada Terbaik

  • Aku Jeje — “Lihat Kebunku (Taman Bunga)”
  • Feby Putri — “Senandung Harapan”
  • Fiersa Besari — “Tulang Punggung”
  • Idgitaf — “Sedia Aku Sebelum Hujan”
  • Iwan Fals, Ebiet G. Ade — “Ibu”

Karya Produksi Kontemporer Terbaik

  • Adi Darmawan — “Arangkak”
  • Didin Marlin — “Sappo’na Sumange’ Mabali”
  • Hery Kristian Buana Tanjung — “Prepared No. 1 Bukan Gurindam”
  • KUNTARI — “Penarabadan”
  • Nayaka Farrell, Welderahmat — “Tekstil”

Karya Produksi Lagu Berlirik Spiritual Islami Terbaik

  • BRO’s Studio, Haddad Alwi, Bimbo, Quinn Salman, Kamga Mo, Tuantigabelas, Ecko Show, Ajeng, Iin Parlina, Alvons Freedom — “Lebaran Sebentar Lagi”
  • Cakra Khan, Chrisye — “Ketika Tangan dan Kaki Berkata”
  • Haddad Alwi, Danilla — “Pengakuanku”
  • Opick — “Syukur Alhamdulillah”
  • Wali — “Romantika Badar dan Uhud”

Karya Produksi Lagu Berlirik Spiritual Nasrani Terbaik

  • GMS Live — “Mulia”
  • Iren Glory — “Salam Maria”
  • JPCC Worship — “In Every Season / Kemuliaan Bagi Tuhan (Live)”
  • Lyodra, Iskandar Widjaja — “Melodi Cinta-Mu Tuhan”
  • Sisca Saras — “Maria Bunda Allah”
  • Sudirman Worship — “Jadikan Semua Bangsa MuridMu”

Karya Produksi Musik Etno Terbaik

  • Gamelan Pacifica — “UMBARAN”
  • Neo Nolin — “Bali”
  • Palui Banaran — “Wadian Dadas (Belian Dayak Maanyan)”
  • Peni Candra Rini — “Kumuda Djiwa Gamelan (Mangkunegaran)”
  • RIRIT CAMPALA — “Babun”

Karya Produksi Lagu Pesta Timur Terbaik

  • Ecko Show, Juan Reza, Chesylino — “Orang Baru Lebe Gacor (Tor Monitor Ketua)”
  • Faris Adam, Diva Aurel — “Body Pata Pata”
  • Silet Open Up, Jacson Zeran, Ecko Show, Diva Aurel — “Taguling Guling”
  • Toton Caribo, Wizz Baker, Justy Aldrin, Jacson Zeran — “Ora Urus”
  • Wizz Baker, Toton Caribo, Vicky Salamor, Jacson Zeran — “Nikah Kapan?”

Karya Produksi Hipdut Terbaik

  • dia — “EEEE A”
  • dia, INDAHKUS — “MALU MALU”
  • Naykilla — “MMG (My Mine Gueh)”
  • Neona — “LUPA!”
  • Tenxi, Jemsii — “Bintang 5”

Produser Rekaman Terbaik

  • Andi Rianto — “Kota Ini Tak Sama Tanpamu (Orchestra Version)” — Nadhif Basalamah, Andi Rianto
  • Isyana Sarasvati, Kenan Loui — “BURN” — Isyana Sarasvati, Agt. Widi
  • Jemsii — “MMG (My Mine Gueh)” — Naykilla
  • Kevin Pangestu — “Sesi Potret” — enau, Ari Lesmana
  • Yoseph Sitompul — “Teh Hijau” — Tulus

Desain Sampul Album Terbaik

  • Aghy R. Purakusuma — Bleak Days Ahead — Pure Wrath
  • Deta Beringas — Kesurupan — Kelelawar Malam
  • Hilarius Jason, Valentino Adhi, Sahid Permana — Who Knows Where Life Will Take You? — Reality Club
  • Mellow Splice — Drips — Strange Fruit
  • Xerin Studio — (Jangan) Jatuh Cinta — Dee Lestari

Tim Produksi Suara Terbaik

  • Eko Sulistyo, Bennytho Siahaan — “Kota Ini Tak Sama Tanpamu (Orchestra Version)” — Nadhif Basalamah, Andi Rianto
  • Ivan Gojaya — “Tongkat Sihir” — Katyana
  • Jemsii — “MMG (My Mine Gueh)” — Naykilla
  • Osvaldorio — “Back 2 You” — Rahmania Astrini
  • Stevano — “Nafas” — Dipha Barus, Hindia
  • Stevano — “Teh Hijau” — Tulus

Video Musik Terbaik

  • Bernardus Raka — “Terima Kasih” — Naura Ayu
  • Bramsky — “Mau Jadi Apa?” — Yura Yunita
  • Candra Aditya — “Pikiran Yang Matang” — Perunggu
  • Dian Tamara — “Rutinitas” — Idgitaf
  • Dmaz Brodjonegoro — “On Our Own” — D’MASIV
  • Shadtoto Prasetio — “BURN” — Isyana Sarasvati, Agt. Widi

Tim Produksi Vokal Terbaik

  • Agnes Hapsari, Gabriel Harvianto, Rainier Revireino, Aditya Narendra, Pujo Herlambang — “Semesta 2 (From Tumang Semua Berawal Dari Semesta, Acapella)” — Original Cast Musikal Tumang
  • Ayoe Purnamasari, Rio Exo, RINNI, Sure Studio — “Mulai” — RINNI
  • Barsena Bestandhi, Johanes Abi — “Hatchu!!” — Salma Salsabil
  • Irvnat Natadiningrat, Wisha Sofia Dewi — “Merasa Cinta” — Kris Dayanti
  • Mohammed Kamga, Rio Exo, Afgan — “Kacamata” — Afgan
  • Yandi ‘Bronsu’, Kevin Queency, Ogi Lugas, Ensemble Original Cast Musikal Perahu Kertas — “Miliaran Manusia” — Original Cast Musikal Perahu Kertas, Christoffer Nelwan, Alia Syahrani, Melody Asri Fatimah, Amabel Odelia, Ariel Marcelino, Bayu Reswandha, Trust Collective

Pendatang Baru Terbaik Terbaik

  • dia — “EEEE A”
  • Marbles — “Hompimpa”
  • no na – rollerblade”
  • Mila DA7, Valen DA7 — “Meleleh Bahagia”
  • NPD — “Sempurnanya Aku”

Album Terbaik Terbaik

  • Idgitaf — Berusaha di Bawah Hujan
  • Isyana Sarasvati — EKLEKTIKO
  • Raim Laode — Iqro’
  • Tenxi, Jemsii — Puting Beliung
  • Bernadya — Semoga Hanya di Mimpi

Karya Produksi Terbaik Terbaik

  • enau, Ari Lesmana — “Sesi Potret”
  • Idgitaf — “Sedia Aku Sebelum Hujan”
  • Nadhif Basalamah, Andi Rianto — “Kota Ini Tak Sama Tanpamu (Orchestra Version)”
  • Naykilla — “MMG (My Mine Gueh)”
  • Tulus — “Teh Hijau”