Wilayah Tanggamus, Lampung diguncang gempa bumi tektonik dengan magnitudo 4,7 pada Rabu, 28 Oktober 2026. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi guncangan tersebut terjadi pada sore hari pukul 15:23:46 WIB.
Pusat getaran gempa terdeteksi berada di wilayah barat laut Tanggamus, Lampung. Masyarakat setempat diimbau untuk tetap tenang serta terus memantau pembaruan informasi resmi dari pihak berwenang.
Peristiwa ini menambah catatan aktivitas seismik di kawasan Lampung dan sekitarnya. Hingga saat ini belum ada laporan resmi mengenai dampak kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat peristiwa tersebut.
Lokasi Dan Parameter Gempa
Berdasarkan analisis hasil pengolahan data BMKG, episentrum gempa terletak pada koordinat 5,45 Lintang Selatan dan 104,62 Bujur Timur. Titik pusat gempa berjarak sekitar 8 kilometer di arah barat laut Tanggamus, Lampung.
Selain parameter koordinat lokasi, hiposentrum atau kedalaman pusat gempa berada pada kedalaman dangkal sejauh 10 kilometer. Kedalaman yang tergolong dangkal ini membuat guncangan berpotensi dirasakan oleh warga di sekitar pusat episentrum.
Pihak BMKG terus melakukan pemantauan intensif guna memastikan kondisi seismik di wilayah tersebut. Pemantauan dilakukan melalui stasiun pemantau gempa yang tersebar di wilayah Sumatra.
Imbauan Resmi Dari BMKG
Pihak BMKG menyampaikan bahwa laporan awal ini mengutamakan kecepatan penyampaian informasi kepada publik. Oleh karena itu, hasil pengolahan data awal masih dapat berubah seiring masuknya data pelengkap dari stasiun pemantau.
Masyarakat di kawasan Tanggamus dan sekitarnya diminta untuk tidak mudah terpengaruh oleh isu atau kabar bohong yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Pastikan seluruh informasi bersumber dari kanal resmi BMKG.
Warga juga diimbau untuk memeriksa kondisi bangunan tempat tinggal masing-masing. Langkah antisipasi ini penting dilakukan guna menghindari bahaya retakan atau kerusakan struktur akibat guncangan.
Langkah Antisipasi Gempa Bumi
Guna menjaga keselamatan diri, warga disarankan untuk selalu memahami prosedur evakuasi mandiri saat terjadi gempa susulan. Menjauhi kaca, tiang listrik, serta bangunan tinggi menjadi langkah awal yang sangat krusial.
Apabila berada di dalam ruangan saat guncangan terjadi, segera berlindung di bawah meja yang kokoh. Jangan panik dan usahakan menuju area terbuka yang aman setelah guncangan mereda.
Pemerintah daerah bersama pihak terkait terus bersiaga memantau perkembangan situasi di lapangan. Koordinasi antarlembaga terus diperkuat demi memastikan keselamatan seluruh warga.