Gempa M 5,0 Guncang Barat Laut Kota Sabang Aceh Hari Ini

Gempa bumi mengguncang wilayah barat laut Kota Sabang, Aceh, dengan magnitudo 5,0 pada Kamis (29/10/2026) sore. BMKG imbau warga tetap waspada.

Peristiwa gempa bumi kembali melanda wilayah lepas pantai kawasan barat Indonesia. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi adanya guncangan tektonik yang terjadi di sekitar kawasan Sabang, Aceh.

---Advertisement---

Masyarakat diimbau untuk tetap tenang serta terus memantau informasi resmi dari pihak berwenang. Berdasarkan rilis awal, getaran gempa terdeteksi pada sore hari di tengah aktivitas warga.

Pihak BMKG menyampaikan informasi awal mengenai parameter gempa bumi ini secara cepat guna memberikan kewaspadaan dini bagi masyarakat umum.

Koordinat Pusat Gempa Sabang

Berdasarkan data resmi BMKG, guncangan terjadi pada Kamis, 29 Oktober 2026, tepat pukul 15.50:14 WIB. Hasil analisis menunjukkan kekuatan gempa mencapai magnitudo 5,0.

Pusat getaran gempa berada di laut pada koordinat 10,63 Lintang Utara (LU) dan 91,88 Bujur Timur (BT). Lokasi tersebut berjarak sekitar 648 kilometer di sebelah barat laut Kota Sabang, Provinsi Aceh.

---Advertisement---

Guncangan tektonik ini bersumber dari kedalaman yang tergolong dangkal di dasar laut.

Kedalaman Dangkal Dasar Laut

Hasil pencatatan menunjukkan bahwa gempa bumi ini memiliki titik kedalaman sekitar 10 kilometer di bawah permukaan laut. Gempa di kedalaman dangkal umumnya dipicu oleh aktivitas pergerakan lempeng tektonik di wilayah samudera.

Meskipun pusat gempa berada cukup jauh dari daratan utama, BMKG tetap melakukan pemantauan ketat terkait potensi guncangan susulan maupun dampaknya di sekitar wilayah pesisir.

Masyarakat di pesisir barat Aceh diminta untuk tidak terpengaruh oleh isu-isu yang belum terverifikasi kebenarannya.

Imbauan Resmi Pihak BMKG

BMKG memberikan catatan khusus terkait penyampaian informasi awal ini kepada masyarakat umum.

“Disclaimer: Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data,” tulis BMKG melalui akun resminya pada Kamis (29/10/2026).

Peringatan tersebut menegaskan bahwa pembaruan data parameter gempa dapat terus disesuaikan seiring masuknya rekaman sinyal dari stasiun seismik lainnya.

---Advertisement---

Kesiapsiagaan Dampak Susulan

Hingga informasi ini disampaikan, belum ada laporan resmi mengenai dampak kerusakan infrastruktur maupun guncangan yang dirasakan di daratan.

Warga masyarakat diimbau untuk selalu memastikan jalur evakuasi di sekitar tempat tinggal tetap aman. Selain itu, periksa kondisi bangunan sebelum kembali beraktivitas di dalam ruangan.

Pemantauan berkelanjutan terus dilakukan untuk memastikan keamanan dan keselamatan warga di sekitar wilayah terdampak.