RUPSLB GoTo 14 Oktober 2026 Bahas Pengunduran Diri Catherine Hindra Sutjahyo dan Pembatalan Saham Tresuri

GoTo menggelar RUPSLB pada 14 Oktober 2026 untuk meminta persetujuan pengunduran diri Catherine Hindra dan pembatalan 32 miliar saham tresuri.

PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) siap menggelar rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pada 14 Oktober 2026. Rapat penting ini diselenggarakan untuk menentukan persetujuan pengunduran diri Catherine Hindra Sutjahyo serta pembatalan saham tresuri perseroan.

Langkah korporasi tersebut memuat sejumlah agenda utama yang berdampak langsung pada struktur manajemen dan porsi kepemilikan saham investor. Pihak manajemen memastikan seluruh aktivitas bisnis tetap berjalan stabil selama transisi berlangsung.

Pengunduran Diri Catherine Hindra Sutjahyo

Persetujuan atas permohonan mundur Catherine Hindra Sutjahyo dari posisi wakil direktur utama menjadi agenda utama rapat. Rencana pengunduran diri tersebut sebelumnya telah disampaikan melalui keterbukaan informasi di situs Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 28 Agustus 2026.

Direktur Utama GoTo Hans Patuwo menjelaskan bahwa Catherine memilih mengutamakan keluarga dan alasan pribadi. Penjelasan ini memberikan kejelasan bagi para pemegang saham mengenai latar belakang di balik keputusan pribadi tersebut.

Guna menjaga kelancaran operasional, perusahaan telah mengantisipasi dampak perubahan struktur ini secara matang. Menurut Hans, perusahaan telah menyiapkan proses peralihan tanggung jawab sehingga aktivitas bisnis tetap berjalan sebagaimana mestinya.

Manajemen juga memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi Catherine selama masa jabatannya. Hans juga menyampaikan apresiasi atas kontribusi Catherine selama bekerja bersama GoTo, termasuk ketika perusahaan menghadapi berbagai tantangan. Ia berharap Catherine memperoleh yang terbaik setelah meninggalkan jabatan tersebut.

Susunan Manajemen Baru GoTo

Struktur kepemimpinan perseroan dipastikan mengalami penyesuaian setelah RUPSLB memberikan keputusan resmi. Berdasarkan keterangan manajemen, posisi wakil direktur utama tidak tercantum dalam susunan direksi setelah perubahan tersebut.

Peta kepengurusan dewan komisaris maupun direksi telah dipersiapkan untuk mengawal arah bisnis perusahaan ke depan. Dewan komisaris akan dipimpin Agus D.W. Martowardojo sebagai komisaris utama. Anggota lainnya meliputi komisaris independen John A. Prasetio, Dirk Van den Berghe, dan Marjorie Tiu Lao, serta komisaris Wishnutama Kusubandio, Andre Soelistyo, dan Santoso Kartono.

Struktur di jajaran direksi juga tetap dipimpin oleh jajaran eksekutif berpengalaman. Sementara itu, Hans Patuwo tetap menjabat direktur utama. Jajaran direksi lainnya terdiri atas Simon Tak Leung Ho, Sudhanshu Raheja, R.A. Koesoemohadiani, Monica Lynn Mulyanto, serta Wuzhen (William) Xiong.

Rencana Pembatalan Saham Tresuri

Agenda krusial lain dalam RUPSLB adalah usulan pembatalan sekitar 32 miliar saham tresuri milik perseroan. Jumlah saham yang diusulkan untuk dihapus tersebut setara dengan 2,7 persen dari total saham beredar perseroan.

Penghapusan unit saham ini dirancang untuk memberikan dampak positif bagi para pemegang saham aktif. Hans menjelaskan, pembatalan secara permanen akan mengurangi jumlah saham beredar. Dengan demikian, persentase kepemilikan masing-masing pemegang saham yang tersisa akan meningkat secara proporsional, dengan asumsi jumlah saham milik mereka tidak berubah.

Kebijakan ini menjadi cerminan komitmen perseroan dalam mengoptimalkan nilai investasi bagi para pemegang saham. Manajemen menyebut langkah tersebut sebagai bagian dari upaya menciptakan nilai bagi investor sekaligus menjaga tata kelola perusahaan.

Keputusan Final Pemegang Saham

Kepastian atas seluruh rencana strategis ini berada di tangan para pemegang saham yang hadir dalam RUPSLB. Namun, kedua agenda itu masih memerlukan keputusan pemegang saham melalui RUPSLB.

Hasil rapat mendatang akan menjadi penentu arah tata kelola dan struktur permodalan perseroan. Hasil rapat pada 14 Oktober 2026 akan menentukan persetujuan atas pengunduran diri Catherine serta kelanjutan rencana pembatalan saham tresuri GoTo.