Euforia pesta gol melingkupi pendukung Macan Kemayoran usai penampilan luar biasa di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi. Kegembiraan para suporter makin membuncah karena hasil manis ini mematahkan catatan buruk saat menjamu tim lawan.
Namun di balik kemenangan besar tersebut, teka-teki muncul terkait hilangnya tiga nama penting dari daftar susunan pemain. Keingintahuan publik akhirnya terjawab langsung oleh sang pelatih usai laga berakhir.
Kemenangan Rekor Macan Kemayoran
Persija Jakarta berhasil mengamankan poin penuh pada lanjutan pekan keenam Liga 1 Super League 2026-2027. Bertindak sebagai tuan rumah pada Rabu (21/10/2026), skuad asuhan Shin Tae-yong menggilas Arema FC dengan skor telak 5-1. Pesta gol tuan rumah dihasilkan melalui brace Alexander Jeremejeff, serta gol tambahan dari Stjepan Loncar, Victor Dethan, dan Ivan Mamut, sedangkan Arema FC membalas lewat gol Gabi.
Hasil positif ini sekaligus menghentikan tren buruk Persija ketika menjamu Singo Edan di kandang sendiri. Dalam tiga pertemuan kandang sebelumnya, Macan Kemayoran selalu gagal memetik kemenangan atas Arema FC. Raihan lima gol ini juga tercatat sebagai kemenangan terbesar yang diukir Persija sepanjang bergulirnya Super League musim ini.
Kondisi Cedera Rizky Ridho
Sorotan suporter tidak hanya tertuju pada papan skor, melainkan juga absennya kapten tim Rizky Ridho. Sang bek tengah andalan tidak terlihat dalam daftar pemain cadangan maupun susunan utama pada laga kandang tersebut. Situasi ini sempat memicu keprihatinan mengingat peran vital sang pemain di lini pertahanan.
Pelatih Shin Tae-yong menegaskan bahwa keputusan menyisihkan sang bek dilakukan demi mengantisipasi masalah fisik yang lebih berat. Upaya pencegahan ini diambil agar sang pemain bisa memulihkan stamina secara penuh.
Mengenai alasan medis tersebut, Shin Tae-yong membeberkan kondisi sebenarnya usai pertandingan selesai:
“Memang bukan cedera besar, tapi untuk menjaga kebugaran dan kondisi pemain saja. Jadi tidak masuk ke line-up,” jelasnya.
Kepastian Kembali Kyohei Yoshino
Selain sang kapten, nama gelandang asing Kyohei Yoshino juga menghilang dari daftar susunan pemain Persija. Pemain asal Jepang tersebut sengaja diistirahkan setelah mengalami masalah kebugaran ringan saat menjalani sesi latihan tim. Jajaran kepelatihan enggan mengambil risiko yang dapat memperburuk kondisi fisik sang pemain.
Kabar baik disampaikan langsung oleh pelatih asal Korea Selatan itu terkait masa pemulihan kedua pilar utamanya. Keduanya dipastikan siap kembali merumput untuk membela tim pada laga berikutnya menghadapi Persik Kediri.
Dalam sesi konferensi pers, Shin Tae-yong memberikan kepastian mengenai kehadiran kedua pemain tersebut:
“Untuk Ridho dan Kyohei akan kembali di pertandingan berikutnya,” kata Shin dalam konferensi pers usai pertandingan.
Alasan Taktis Shayne Pattynama
Kasus berbeda terjadi pada bek kiri naturalisasi Shayne Pattynama yang belum juga mencatatkan menit bermain. Hingga pertandingan pekan keenam, mantan pemain Viking FK tersebut belum pernah masuk dalam daftar susunan pemain Macan Kemayoran.
Pelatih menegaskan bahwa ketiadaan nama sang pemain bukan disebabkan oleh masalah cedera fisik. Keputusan tersebut murni merupakan pertimbangan teknis dalam merancang pola permainan tim di lapangan hijau.
Saat memberikan keterangan kepada wartawan, Shin Tae-yong secara terbuka membeberkan alasan utamanya:
“Untuk Shayne, sesuai taktik saya. Jadi, sudah ada sudah banyak pemain yang baik juga di line-up kami sekarang. Jadi, tidak bisa berbicara apa-apa tentang itu,” ungkap Shin.
Ketatnya Persaingan Bek Kiri
Sektor pertahanan sisi kiri Persija Jakarta memang dihuni oleh deretan pemain berkualitas tinggi musim ini. Ketersediaan amunisi yang melimpah membuat jajaran tim kepelatihan memiliki banyak pilihan sebelum menentukan komposisi tim terbaik.
Persaingan ketat di posisi bek kiri diisi oleh nama-nama kawakan yang kerap tampil konsisten:
- Dony Tri Pamungkas sebagai pilihan utama berkecepatan tinggi.
- Pratama Arhan yang memiliki lemparan ke dalam jarak jauh.
- Ilham Rio Fahmi yang siap dipasang pada berbagai skema permainan.
Kedalaman skuad yang sangat solid ini memaksa Shayne Pattynama harus bekerja ekstra keras untuk merebut kepercayaan pelatih. Persaingan sehat di dalam tim diharapkan terus mendongkrak performa Macan Kemayoran sepanjang kompetisi Super League.