Sah Jadi Wamenkeu, Cek Profil dan Biodata Luky Alfirman

Luky Alfirman resmi dilantik menjadi Wakil Menteri Keuangan. Simak rekam jejak karier serta riwayat pendidikan mantan Dirjen Anggaran ini.

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Luky Alfirman sebagai Wakil Menteri Keuangan di Istana Merdeka pada Kamis, 1 Oktober 2026. Penunjukan pejabat baru ini menjadi bagian dari penguatan jajaran kepemimpinan di kementerian keuangan.

Luky Alfirman dipercaya untuk mendampingi Menteri Keuangan Suahasil Nazara dalam menjalankan roda pengelolaan keuangan negara. Penambahan jajaran pimpinan ini diharapkan memperkokoh koordinasi serta eksekusi kebijakan fiskal nasional.

Pengangkatan figur yang kaya pengalaman birokrasi ini dinilai sebagai langkah tepat untuk memperkuat tata kelola anggaran negara. Penataan jajaran pimpinan Kemenkeu kini makin lengkap guna menghadapi tantangan ekonomi global.

Kepemimpinan Baru Kementerian Keuangan

Pelantikan pimpinan baru di kementerian keuangan menandai babak baru penataan birokrasi bendahara negara. Tim kepemimpinan kini makin solid dengan hadirnya pejabat berpengalaman di bidang tata kelola anggaran publik.

Luky Alfirman akan bekerja sama dengan pejabat tinggi lainnya yang telah dilantik sebelumnya. Kehadiran Nurkholisoh Ibnu Aman sebagai Wakil Menteri Keuangan turut memperkuat jajaran pimpinan kementerian tersebut.

Kolaborasi para pejabat tinggi ini diarahkan untuk menjaga akuntabilitas serta efektivitas pengelolaan anggaran negara. Pengalaman panjang di lingkungan eksekutif menjadi modal utama dalam menjalankan amanah baru.

Pengabdian Awal Birokrasi Perpajakan

Kiprah kepemimpinan di lingkungan Kementerian Keuangan dimulai sejak masuk sebagai pegawai pada 1995. Dedikasi dalam pelayanan publik terbangun secara konsisten melalui pelbagai penugasan internal kementerian.

Sejumlah posisi penting pernah diduduki saat bertugas di Direktorat Jenderal Pajak. Pengalaman di sektor penerimaan negara memperkuat pemahaman teknis mengenai tata kelola perpajakan nasional.

Berikut riwayat posisi awal yang pernah diemban di lingkungan perpajakan:

  • Kepala Subdirektorat Potensi Perpajakan.
  • Kepala Bagian Organisasi dan Tata Laksana.
  • Kepala Subdirektorat Manajemen Transformasi.
  • Kepala Kantor Pelayanan Pajak Pratama Jakarta Kebayoran Lama.

Perjalanan Karier Kebijakan Fiskal

Pengalaman birokrasi berkembang ke jajaran perumusan kebijakan ekonomi makro serta anggaran. Amanah sebagai Pelaksana Tugas Kepala Pusat Kebijakan APBN dipercayakan pada 2011 sebelum memimpin Pusat Kebijakan Ekonomi Makro di Badan Kebijakan Fiskal.

Kepemimpinan berlanjut saat dipercaya sebagai Kepala Pusat Analisis dan Harmonisasi Kebijakan di Sekretariat Jenderal Kementerian Keuangan pada 2015. Jabatan Staf Ahli Bidang Kebijakan Penerimaan Negara serta Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko diemban pada 2017.

Tanggung jawab besar terus berlanjut saat diangkat menjadi Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan pada 2022. Posisi Direktur Jenderal Anggaran kemudian resmi diduduki sejak pelantikan pada 23 Mei 2025 sebelum akhirnya dipercaya menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan.

Latar Belakang Pendidikan Kebumian

Kehidupan awal sosok pimpinan ini bermula dari Bandung setelah lahir pada 27 Maret 1970. Pendidikan tinggi jenjang sarjana ditempuh di universitas teknik terkemuka di tanah air.

Gelar Sarjana Teknik Industri berhasil diraih dari Institut Teknologi Bandung pada 1994. Pendalaman ilmu ekonomi kemudian dilanjutkan ke tingkat pascasarjana di luar negeri.

Berikut riwayat pendidikan tinggi yang telah diselesaikan:

  • Sarjana Teknik Industri Institut Teknologi Bandung lulus tahun 1994.
  • Master of Arts in Economics University of Colorado Boulder lulus tahun 2000.
  • Ph.D in Economics University of Colorado Boulder lulus tahun 2004.

Amanah Lembaga Penjamin Simpanan

Selain menjalankan tugas pokok di lingkungan kementerian, peran strategis lain turut diemban dalam jajaran pengawas keuangan. Posisi penting di lembaga keuangan independen menjadi bagian dari tugas pengabdiannya saat ini.

Jabatan ex-officio dipegang guna memperkuat pengawasan serta koordinasi lintas lembaga keuangan negara. Peran ini menuntut pengawasan ketat terhadap stabilitas sistem perbankan nasional.

Luky Alfirman saat ini tercatat masih aktif menjabat sebagai Dewan Komisioner ex-officio di Lembaga Penjamin Simpanan. Seluruh pengalaman birokrasi dan akademis yang dimiliki siap didedikasikan penuh untuk menjaga stabilitas perekonomian nasional.