Profil Catherine Hindra Sutjahyo Resmi Mundur Dari Posisi Wadirut GoTo

Profil Catherine Hindra Sutjahyo, eks Wadirut GoTo yang resmi mengundurkan diri jelang RUPS Oktober 2026 setelah bertahun-tahun membesarkan GoFood.

Profil Catherine Hindra Sutjahyo kini menjadi sorotan publik setelah mengumumkan pengunduran dirinya dari posisi Wakil Direktur Utama PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. Keputusan pengunduran diri eksekutif berpengalaman tersebut telah disampaikan secara resmi kepada publik dan pasar modal.

Profil Catherine Hindra Sutjahyo yang merupakan Warga Negara Indonesia kelahiran 1983 ini mencatat jejak karier panjang di industri teknologi nasional. Proses pengunduran diri tersebut masih memerlukan persetujuan resmi melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) GoTo pada 14 Oktober 2026.

Perjalanan Karier dan Kepemimpinan GoFood

Profil Catherine Hindra Sutjahyo mulai mewarnai perjalanan ekosistem Gojek sejak pertama kali bergabung pada 2018. Ia dipercaya memimpin GoFood dengan fokus utama pada strategi dan pengembangan produk, sekaligus memperluas peran layanan tersebut dalam mendukung pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah.

Keberhasilannya membawa GoFood tumbuh pesat menjadikannya salah satu pilar bisnis penting perusahaan. Di bawah kepemimpinannya, GoFood berkembang menjadi salah satu layanan pesan-antar makanan di Asia Tenggara.

Kontribusi dan prestasinya di industri bisnis digital juga mendapatkan pengakuan di tingkat internasional. Pada Maret 2019, Catherine diundang Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk berbicara dalam pertemuan tahunan Komisi Status Perempuan. Saat itu, pembahasannya berkaitan dengan peran perusahaan dalam pemberdayaan pengusaha perempuan.

Selain itu, namanya masuk dalam daftar bergengsi tokoh muda berprestasi di Tanah Air. Catherine juga masuk dalam daftar 40 Under 40: The Indonesian Vanguard of 2020 yang diterbitkan Prestige Indonesia.

Perannya dalam operasional bisnis inti Gojek semakin menguat dari waktu ke waktu. Kemudian, dia menjabat sebagai Head of Food and Indonesia Sales & Operations Gojek pada 2021-2022. Dalam posisi tersebut, Catherine memimpin GoFood serta penjualan dan operasional bisnis Gojek di Indonesia.

Tanggung jawab besarnya berlanjut saat ekosistem GoTo makin solid. Sebelum menjadi Wakil Direktur Utama, Catherine menjabat sebagai Presiden On-Demand Services GoTo sejak 2023. Posisi tersebut membuatnya bertanggung jawab atas strategi unit bisnis on-demand services.

Pengalaman Membangun Zalora dan Alfacart

Sektor e-commerce dan ritel modern menjadi bagian penting dari rekam jejak kariernya sebelum bergabung dengan GoTo. Sebelum bergabung dengan GoTo, Catherine menjabat sebagai Chief Executive Officer PT Sumber Trijaya Lestari atau Alfacart pada 2016-2017.

Ia juga menjadi salah satu sosok kunci di balik lahirnya salah satu platform belanja fesyen terbesar di Indonesia. Sebelumnya, dia menjadi Managing Director sekaligus Co-Founder PT Fashion Eservice atau Zalora Indonesia. Catherine turut terlibat dalam membangun bisnis e-commerce tersebut sejak awal.

Awal karier profesionalnya dimulai dari industri konsultasi manajemen berskala global. Kariernya dimulai di perusahaan konsultan McKinsey & Company. Dia bekerja sebagai Business Analyst pada 2004-2006, dan sebagai Senior Associate pada 2010-2012. Catherine juga pernah bekerja di Innosight sebagai Venture Leader pada 2006-2009.

Latar Belakang Pendidikan Singapura

Latar belakang akademis yang kuat menjadi fondasi penting dalam perjalanan kepemimpinan profesionalnya. Catherine memperoleh gelar Bachelor of Business di bidang Banking & Finance dari Nanyang Technological University, Singapura pada 2004.

Informasi tata kelola perusahaan juga mencatat independensi posisinya dalam jajaran manajemen. Dalam profilnya di GOTO, Catherine juga tercatat tidak memiliki hubungan keluarga dengan anggota Dewan Komisaris maupun Direksi lain atau pemegang saham GoTo.

Keputusan Mundur Dari Jabatan Wadirut

Keputusan pengunduran diri Catherine menandai babak baru dalam perjalanan kepemimpinan eksekutif GoTo. Dia menjadi bagian dari jajaran direksi GoTo sejak 2021 dan menjabat sebagai Wadirut sekaligus Deputi CEO sejak 2025.

Seluruh proses administrasi kini menunggu keputusan akhir para pemegang saham perseroan. Adapun pengunduran dirinya dari posisi Wakil Direktur Utama kini menunggu persetujuan pemegang saham dalam RUPS yang akan digelar pada Oktober 2026.

Baca juga: RUPSLB GoTo 14 Oktober 2026 Bahas Pengunduran Diri Catherine Hindra Sutjahyo