Penyegaran organisasi kembali dilakukan di lingkungan Kementerian Keuangan demi memperkuat tata kelola keuangan negara. Pelaksanaan tugas pejabat Suahasil Lantik 17 pejabat strategis di Auditorium Cakti Budhi Bhakti, Gedung Mar’ie Muhammad, Kantor Pusat DJP, Jakarta, Senin, 5 Oktober 2026.
Jajaran yang dilantik terdiri dari 13 pejabat Direktorat Jenderal Pajak, satu pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, serta tiga pejabat Sekretariat KSSK. Pengangkatan ini menjadi bagian dari konsolidasi internal dalam menjaga stabilitas fiskal nasional.
Sumpah dan janji jabatan yang diucapkan para pejabat merupakan komitmen tinggi untuk mengabdi bagi masyarakat. Penegasan mengenai integritas dan komitmen pengabdian menjadi fokus utama dalam prosesi pengambilan sumpah tersebut.
Arahan Penuntasan Target APBN
Penuntasan target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara tahun berjalan menjadi prioritas utama yang harus diselesaikan bersama. Seluruh jajaran diajak untuk mengoptimalkan sektor penerimaan, belanja, serta pembiayaan negara secara terukur.
Penekanan diberikan agar seluruh unit kerja melakukan konsolidasi yang kuat di tingkat pusat maupun daerah. Langkah konsolidasi ini sangat krusial untuk memastikan seluruh target fiskal dapat tercapai tepat waktu.
“Diingat sekali lagi, itu adalah sumpah dan janji yang Anda sampaikan kepada Pencipta Anda, demi masyarakat Indonesia dan pembangunan Indonesia yang lebih baik. Kita tuntaskan 2026 dan siapkan pelaksanaan 2027,” tegas Menkeu dalam pelantikan.
“Kita harus menuntaskan seluruh target APBN 2026 dan pada saat yang bersamaan mempersiapkan pelaksanaan APBN 2027. Penyelesaian target APBN 2026 menjadi tanggung jawab bersama dan kita perlu melakukan konsolidasi, baik di pusat maupun di daerah,” ujar Menkeu.
Pengukuhan Pejabat Eselon II DJP
Pengukuhan pejabat di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak mendominasi daftar pelantikan kali ini. Para pejabat yang dikukuhkan memegang peranan kunci dalam mengelola kebijakan dan pengawasan perpajakan nasional.
Berikut daftar pejabat Eselon II DJP yang resmi dikukuhkan:
- Nurbaeti Munawaroh, S.E., Ak., M.M. sebagai Sekretaris Direktorat Jenderal
- Rosmauli, S.H., L.L.M. sebagai Direktur Peraturan Perpajakan I
- Heri Kuswanto, S.E., Ak., M.Si. sebagai Direktur Peraturan Perpajakan II
- Irawan, Ak., M.B.T. sebagai Direktur Pemeriksaan dan Penilaian
- Dr. Samingun, Ak., M.Ak. sebagai Direktur Penegakan Hukum
- Lindawaty, S.E., M.Si. sebagai Direktur Pengawasan Perpajakan
- Ir. Etty Rachmiyanthi, M.Sc. sebagai Direktur Keberatan dan Banding
- Eureka Putra, S.E., Ak., M.Sc., Ph.D. sebagai Direktur Potensi, Kepatuhan, dan Penerimaan
- Inge Diana Rismawanti, S.E. Ak., M.F.M., Ph.D. sebagai Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat
- Dr. Eddi Wahyudi, S.T., M.M. sebagai Direktur Data dan Informasi Perpajakan
- Hantriono Joko Susilo, SP.I., M.Tax. sebagai Direktur Teknologi Informasi dan Komunikasi
- Dwi Astuti, S.H., M.Ec. sebagai Direktur Perpajakan Internasional
- Neilmaldrin Noor, S.E., M.Sc. sebagai Direktur Intelijen Perpajakan
Promosi Pejabat DJBC Dan KSSK
Sektor kepabeanan dan cukai serta Sekretariat Komite Stabilitas Sistem Keuangan turut mendapatkan penambahan pimpinan baru. Penunjukan ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi lintas lembaga keuangan.
Pada jajaran Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, promosi jabatan Eselon II diberikan kepada:
- Sunaryo, S.S.T., M.M. sebagai Kepala Kantor Wilayah DJBC Bali, NTB, dan NTT
Sementara itu, pengangkatan Direktur pada Sekretariat KSSK meliputi tiga pejabat dari lembaga anggota:
- Minar Iwan Setiawan dari Bank Indonesia sebagai Direktur Asesmen Perbankan dan Makroekonomi
- Rudi Sulistyo dari OJK sebagai Direktur Asesmen Industri Jasa Keuangan Nonbank
- Haghia Sophia Lubis dari LPS sebagai Direktur Manajemen Risiko dan Hukum
Sinergi antarlembaga di bawah KSSK diharapkan semakin solid dalam menjaga kestabilan sektor keuangan nasional. Para pejabat baru diamanatkan langsung bekerja guna menghadapi tantangan ekonomi yang semakin kompleks.